Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ajik Yadnya Berbagi Kasih Sejak Pandemi, Relawan Kemanusiaan Beri Dukungan

Tim Redaksi • Sabtu, 16 Desember 2023 | 04:51 WIB
BERBUAT UNTUK KEMANUSIAAN: Ajik Yadnya (kiri) adalah sosok yang kepekaan sosialnya tinggi.
BERBUAT UNTUK KEMANUSIAAN: Ajik Yadnya (kiri) adalah sosok yang kepekaan sosialnya tinggi.

DENPASAR,radarbali.id - I Gusti Agung Ngurah Yadnya Ariestana, SH, M.KN alias Ajik Mas Manik sangat dikenal di kalangan relawan kemanusiaan. Ajik Yadnya telah membentuk Dapur Yadnya berupa aksi berbagi nasi gratis dan Yadnya Peduli berupa pembagian kursi roda bagi yang membutuhkan.

Salah satu relawan Anom Peduli, Putu Yudhana mengaku mengenal Ajik Yadnya sejak tiga tahun lalu, saat pandemi covid.

“Kami kenal beliau sebagai Ajik Dapur Yadnya. Kami sama-sama bergerak di bidang sosial, membantu warga yang kesusahan saat itu di bidang makanan, berupa nasi bungkus dan sembako,” ujar Putu Yudhana kepada Radar Bali.

Ajik Dapur Yadnya saat itu setiap Sabtu-Minggu menyiapkan 100 nasi bungkus. “Kemudian, kami dari Anom Peduli bertugas membagikan ke warga yang membutuhkan. Seperti buruh tukang suwun di Pasar Badung, hingga warga yang kerja di TPS sampah, agar mereka semangat. Nasi juga dibagi ke kusir dokar dan tukang sapu jalanan. Dan ojek offline yang tua di pasar Badung,” kenangnya.

Selain itu, ada kelompok tunanetra yang saat pandemi banyak kehilangan pekerjaan. “Karena saat itu, kelompok ini bekerja sebagai tukang pijat tradisional. Banyak orang takut dipijat, takut disentuh saat covid. Jadi kami bawakan nasi,” jelasnya.

Kemudian nasi juga dibagikan ke anak yatim. “Kami bawakan ke rumahnya. Sembako juga kami bagikan setiap bulan,” ungkapnya.

Aksi Ajik Yadnya di bidang sosial itu, terus dilakukan meski pandemi covid mulai reda. Ajik Yadnya kini berbagi kursi roda gratis setiap bulan purnama.

“Beberapa kursi roda di antaranya dibagikan lewat Anom Peduli dan juga komunitas sosial lainnya. Jadi kami ajukan proposal ke beliau, ada warga kurang mampu, sangat butuh kursi roda,” ujarnya.

Selanjutnya, jalan Ajik Yadnya membantu sesama ingin diperluas dengan melaju sebagai caleg DPRD Kota Denpasar Dapil Denpasar Selatan nomor urut 7 melalui Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Langkah Ajik Yadnya maju ke DPRD Denpasar itu juga mendapat dukungan dari relawan kemanusiaan. “Kami berada di Dentim (Denpasar Timur) namun akan arahkan, meminta bantuan relawan yang selama ini minta bantuan nasi bungkus. Ada juga komunitas musik, tentu kami mohonkan dukungan untuk beliau,” jelasnya.

Namun, terkait dukungan ini, Putu Yudhana tak ingin disalahartikan. Bukan berarti pamrih. “Semua bantuan Dapur Yadnya dan Anom Yadnya, ikhlas tanpa pamrih. Namun apabila beliau maju, kami meminta, memohon ke teman, kalau belum punya pilihan, alangkah baiknya dukung beliau yang sudah terbukti sudah beraktivitas sosial sejak lama, sejak tiga tahun lalu,” pintanya.

Jadi gerakan Ajik Yadnya ini bukan gerakan kemarin sore, namun sudah sejak 2020. “Gak seperti yang lainnya, baru kemarin bagikan susu dan makan siang, jelang 2024. Kami bergerak tiga tahun berbuat gak pernah meminta penerimanya untuk memilih si A maupun si C,” ungkapnya.

Sementara itu, relawan lainnya, Made Budiarta, juga berkiprah bersama Ajik Yadnya di bidang sosial saat pandemi. “Ajik Yadnya memberikan support ratusan bungkus nasi setiap hari, termasuk kursi roda satu unit setiap bulan sekali,” ujar Budiarta.

Ia pun terus mendukung jalan Ajik Yadnya berbuat sosial kepada masyarakat. “Untuk Ajik Yadnya, jika ada rejeki lebih, tetaplah berbagi kebaikan membantu sesama karena berbagi dengan sesama nggak harus nunggu kaya dulu,” pungkasnya.***

Editor : M.Ridwan
#ajik yadnya #caleg #calon legislatif #dprd