SINGARAJA, Radar Bali.id- Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 tinggal menghitung hari saja. Untuk itu, Bintara Pembina Desa (Babinsa) seluruh Kabupaten Buleleng diimbau untuk memetakan situasi di wilayah binaannya masing-masing.
Hal ini sebagai bentuk kewaspadaan dan kesigapan dalam melakukan pengawasan dan mempersempit kecurangan maupun gangguan dalam pemilu.
Apalagi pemilu merupakan titik awal sebuah kemajuan untuk lima tahun ke depan. Juga pemilu yang bersifat strategis untuk keberlangsungan kehidupan bernegara, sehingga partisipasi TNI dalam hal pengamanan dan kelancaran pemilu juga sangat penting.
“Jangan berpikir wilayah kita aman dan terkendali, malah kita terlena dan abai. Babinsa harus bisa memetakan desa binaan, cari potensi gangguan pemilu.
Ajak semua komponen untuk mengawasi dan mempersempit kecurangan dan gangguan pemilu,” ujar Dandim 1609/Buleleng, Letkol Kav Angga Nurdyana dalam Apel Gelar Pengamanan Pemilu Tahun 2024 di Makodim Buleleng pada Kamis (1/2/2024) pagi.
Nantinya, untuk Babinsa yang di wilayahnya terdapat banyak Tempat Pemungutan Suara (TPS), maka akan dibantu pengawasan di wilayah tersebut oleh anggota Kodim lainnya.
Kodim Buleleng juga menyiapkan satu Satuan Setingkat Peleton (SST) untuk mengantisipasi tidak kondusifnya kondisi di Bali utara saat maupun sesudah hari pencoblosan.
“Pemilu bukan sekedar edukasi demokrasi, tetapi juga merupakan sarana integrasi bangsa yang harus kita kawal penyelenggaraannya sebagai perekat persatuan. Karena sifatnya yang strategis bagi keberlangsungan kehidupan bernegara,” lanjut Dandim Buleleng.
Selain itu, Letkol Angga menegaskan anggotanya untuk tetap netral dan selalu menggaungkan pemilu damai ke masyarakat. Sebagai upaya memacu menjaga stabilitas keamanan di wilayah masing-masing.
Juga mengedepankan peran mengawal dan menjaga jalannya proses pemilu dengan meningkatkan kewaspadaan dan peka terhadap perkembangan situasi, yang sekiranya menjadi ancaman stabilitas keamanan di Buleleng.
“TNI harus tetap menjadi alat negara yang profesional, netral serta tetap fokus pada tugas pokoknya,” pungkasnya.
Apel pasukan dalam rangka pengamanan pemilu di Kabupaten Buleleng ini diikuti setidaknya 150 orang anggota Kodim 1609/Buleleng. [*]
Editor : Hari Puspita