DENPASAR, Radar Bali.id- Pemenang dalam Pemilu 2024 sudah bisa dipastikan setelah selesai rekapitulasi yang dilakukan di tingkat provinsi dalam sehari di Prime Plaza Hotel Sanur Jumat (8/3/2024).
Hasilnya? jumlah yang menggunakan hak pilih 2.740. 692, dari jumlah pemilih yang masuk dalam pemilih tetap 3.269.516 untuk pemilihan presiden dan wakil presiden.
Jadi ada sekitar setengah juta yang tidak memakai hak pilihnya. Dalam data surat suara yang tidak terpakai plus cadangan 2 persen 597.217 surat suara tersisa.
Dalam pemilihan presiden dan wakil presiden sudah dipastikan dimenangkan pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dengan perolehan suara 1.454.640 atau sekitar 53 persen lebih.
Pasangan Anies dan Muhaimin Iskandar (01) hanya memperoleh 99.233 dan pasangan Ganjar-Mahfud (03) memperoleh 1.127. 134.
Dari pemilihan legislatif (pileg) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih mendominasi. Hanya saja ada pengurangan perolehan kursi seperti DPR RI, PDIP harus puas dengan lima kursi yang sebelumnya berhasil meraih enam kursi dari sembilan kursi jatah daerah pemilihan (dapil) Bali.
Baca Juga: Setelah Aplikasi Sirekap Kacau Balau, Hitung Suara Tertunda, Begini Kata KPUD Gianyar
Pada periode Pemilu 2024, ada lima wajah baru yakni dari Gerindra Dewa Gde Widiarsa (80.658), Nasdem I Nengah Senantara (51.563), Demokrat Tutik Kusuma Wardhani (54.713) dan PDIP Nyoman Adi Wiryatama (165.374). Untuk petahana yang berhasil lolos dari PDIP I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan (218.539); I Wayan Sudirta ( 169.776); I Nyoman Parta (281.688); dan I Ketut Kariyasa Adnyana (84.510).
Persaingan pemilihan DPD RI juga sengit, yang sebelumnya Arya Wedakarna memperoleh suara terbesar di Pemilu 2019 lalu, saat ini suara terbesar dipegang Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dengan meraih suara sebanyak 494.698; Kedua, Arya Wedakarna 378.300; Ketiga Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik 377.152 dan I Komang Merta Jiwa 363.440.
Baca Juga: Polres Buleleng Kerahkan Personel Perketat Pengamanan untuk Rekap Hitung Suara, Ini Keterangannya
Untuk perolehan suara partai DPRD Bali, suara PDI Perjuangan berjumlah 1.446.583. Disusul dengan Gerindra 324.648. Golkar 322.569. Partai Demokrat 152.506; Nasdem 85.335; Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 52.517.
Sementara itu diwawancarai Anggota KPU Bali I Gede John Darmawan menyatakan partisipasi pemilih di Bali 83,3 persen sesuai mencapai target memang dipasang 83 persen.
Paling tinggi tingkat partisipasi di Badung mencapai 90 persen. Sedangkan terendah di Buleleng tingkat partisipasi 75 persen.
"Ada lewat dikit. Sudah melewati target. Harapan di Pilkada nanti 2024 mengulang kesuksesan pemilihan kepala daerah 2020 tingkat partisipasi itu cukup tinggi di Pandemi mencapai 80 persen," kata John.
Jumlah pemilihan bedakan berdasarkan gender, tingkat partisipasi perempuan dikatakan cukup tinggi dibandingkan Pemilu sebelumnya.
Untuk tingkat pemilihan presiden dan wakil presiden jumlah pemilih perempuan 1.375.001 dan pria 1.365.691. John menyatakan untuk Pilkada belum memasang target.
Diakui Pilkada nanti yang jadwalnya dilaksanakan 27 November mendatang akan memasang target yang realistis. Pihaknya akan melakukan evaluasi untuk partisipasi masyarakat pada Pemilu 2024 ini.
Katanya untuk Pilkada masing-masing daerah tidak sama apalagi Pilkada bersifat lokal pemilihan bupati dan wakil bupati di tingkat kabupaten/kota.
"Kalau Pilgub tugas kami di provinsi tentu menjadi elaborasi dari teman-teman tingkat kabupaten/kota kami rancang proses pemilu dan pilkada ini menjadi proses menyenangkan," kata Mantan ketua KPU Denpasar.
Targetnya kedepan untuk pemilih pemula dan milenial karena pemilu 2024 secara nasional memiliki peran serta sangat tinggi yang membuat nilai partisipasi sangat tinggi.
Ia menjelaskan berkaca Pilkada 2020 bahkan 2015, tingkat pemilih pemula cukup rendah. Sehingga menjadi tantangan KPU bisa menggarap pemilih gen z dan milenial. "Tergantung melihat calon juga. Proses politik semakin seru pertarungan paling banyak penonton," jelasnya.
John menampik, KPU tidak bergerak bahkan ia menyatakan KPU aktif sekali. Pihaknya menyatakan sampai ke sekolah-sekolah melakukan sosialisasi. [*]
Editor : Hari Puspita