MANGUPURA, radarbali.id – Atmosfer politik di Kabupaten Badung jelang Pilkada Serentak November 2024 mendatang mulai hangat. Sejumlah nama mulai mencuat ke bursa kandidat.
Bahkan I Nyoman Giri Prasta selaku Ketua DPC PDIP Badung dan juga Bupati Badung siap pasang badan untuk calon Bupati pada Pilkada Badung.
Sing main-main, Giri Prasta menegaskan ia yang saat ini masih menjabat sebagai Bupati Badung juga siap untuk mendukung salah satu calon pada Pilkada Badung.
Tentunya juga melihat regulasi keterlibatan Kepala Daerah pada Pilkada nanti. “Kita melihat regulasi. Cuti kami siap, mundur juga kami siap. Kami harus mendukung salah satu calon (calon Bupati-Wakil Bupati Badung) yang ada di Badung,” tandas Giri Prasta, Rabu (3/4).
Lebih lanjut, Giri Prasta yang sebagai Ketua DPC PDIP Badung sejatinya telah menyiapkan calon yang diusung pada Pilkada nanti.
Hanya saja, ia enggan membeberkan nama-nama calon dari PDIP Badung yang akan bertarung pada kontestasi Pilkada nanti. “Ciri-cirinya adalah memenuhi persyaratan sebagai calon,” terangnya singkat.
Namun sejumlah nama-nama mencuat dari PDIP yang dijagokan untuk bertarung di Pilkada Badung. Seperti I Gusti Anom Gumanti, Putu Parwata, I Bagus Alit Sucipta, I Wayan “Dator” Sudarsa, mencuat juga putra mahkota Giri Prasta yakni I Made Bima Nata.
Sementara dari Golkar Badung tetap menjagokan Wayan Suyasa yang juga Ketua DPD Golkar Badung dan Wakil Ketua DPRD Badung. Begitu juga untuk Gerindra Badung mencuat nama I Wayan Disel Astawa.
Sementara dua orang lainnya yakni I Made Sutama yang pensiunan birokrat ini juga mencuat namanya, dan keponakannya Wayan Adi Arnawa yang masih menjabat sebagai Sekda Badung juga makin moncer namanya.
Bahkan Adi Braya sebutan n Adi Arnawa juga terus berkumandang di media sosial maupun di dunia nyata. Namun dua birokrat ini masih belum memiliki kendaraan partai untuk bisa melesat pada Pilkada Badung nanti.
Namun belakangan kembali muncul wacana Koalisi Merah-Kuning. Nama I Gusti Anom Gumanti yang kini menjadi Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Badung disebut-sebut sebagai kuda hitam (black horse) disandingkan dengan I Wayan Suyasa yang saat ini sebagai Ketua DPD Partai Golkar Badung.***
Editor : M.Ridwan