Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Incumbent Edi Wirawan Ambil Formulir Penjaringan PIlkada Tabanan, Tegaskan Tak Ada Keretakan

Juliadi Radar Bali • Rabu, 24 April 2024 | 19:25 WIB
SIAP IKUT PENJARINGAN: (Dari kanan) petahana I Made Edi Wirawan bersama kader-kader PDIP Tabanan usai mengambil formulir pendaftaran di Kantor DPC PDIP Tabanan.  (foto: juliadi/radar bali)
SIAP IKUT PENJARINGAN: (Dari kanan) petahana I Made Edi Wirawan bersama kader-kader PDIP Tabanan usai mengambil formulir pendaftaran di Kantor DPC PDIP Tabanan. (foto: juliadi/radar bali)

TABANAN, Radar Bali.id - Sejumlah kader banteng Tabanan mulai mendaftarkan diri untuk berebut tiket rekomendasi menjadi calon kepala daerah di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Tabanan.

Itu setelah DPC PDIP Tabanan membuka masa penjaringan calon sejak Jumat lalu (19/4/2024) sampai dengan Sabtu mendatang (27/4/2024).

Incumbent I Made Edi Wirawan yang juga selaku Wakil Bupati Tabanan mulai mengambil formulir penjaringan calon kepala daerah, Selasa kemarin (23/4/2024). 

Selain itu sebelumnya I Made Dirga yang juga Ketua DPRD Tabanan juga telah mengambil formulir pendaftaran penjaringan calon kepala daerah ke DPC PDIP Tabanan. 

Petahana PDIP Tabanan I Made Edi Wirawan ditemui usai mengambil pendaftaran penjaringan calon di DPC PDIP Tabanan mengaku ia ikut mendaftarkan diri dalam penjaringan calon kepala daerah yang dilakukan DPC PDIP Tabanan dengan tetap sebagai Wakil Bupati Tabanan, sebagai bentuk respon dan menjawab mempertahankan pasangan atau paket Jaya-Wira Jilid II.

"Sekarang ini kan, banyak berita dimana-mana, soal ABS (Asal Bukan Sanjaya) hingga berita soal keretakan hubungan. Tapi kami respon dengan saya mendaftarkan diri sebagai calon Wakil Bupati Tabanan di Banteng Tabanan," ungkapnya.

Edi Wirawan menambahkan kendati mulai banyak kader PDIP Tabanan yang mendaftarkan diri maju bertarung berebut tiket rekomendasi sebagai Wakil Bupati Tabanan ia sangat tak khawatir.

Pasalnya semakin banyak kader banteng Tabanan yang mendaftar membuktikan bahwa penjaringan calon pada tubuh PDIP Tabanan berjalan secara demokratis.

"Akan tetapi rekomendasi tetap menjadi keputusan dari DPP pusat PDIP. Namun biasanya DPP pusat PDIP banyak pertimbangan dalam mengeluarkan rekomendasi dan memprioritaskan kepada incumbent," tandasnya. 

Sementara itu I Made Dirga mengaku soal pengambilan formulir penjaringan calon kepala untuk dirinya ia tidak mengetahui hal tersebut.

Ia menegaskan, secara pribadi dirinya tidak ada memberikan arahan apapun kepada simpatisannya untuk mengambil formulir.

“Mungkin itu tanpa ada koordinasi dengan saya. Saya santai saja. Saya tidak ada memberikan arahan seperti itu,” tegasnya.

 

Pun demikian saat namanya muncul dalam rapat pleno penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati di DPC PDIP Tabanan beberapa waktu lalu.

 

“Saya tidak ada ikut rapat cabang karena tugas ke Jakarta. Katanya namanya saya dimasukkan. Tapi yang namanya aspirasi kan susah juga kalau melarang. Saya maunya, kita nyaman dan partai besar,” ucapnya. 

 

Disisi lain Sekretaris DPC PDIP Tabanan I Nyoman Arnawa mengatakan baru dua kader PDIP Tabanan yang telah melakukan pengambilan formulir penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati. Yakni I Made Dirga dan I Made Edi Wirawan.

 

Pihaknya masih membuka ruang bagi kader-kader lainnya untuk mengambil formulir bakal calon bupati dan wakil bupati setidaknya sampai 27 April 2024 mendatang.

 

“Kami tunggu. Bagi kader-kader yang mau mendaftarkan diri atau dicalonkan saya tunggu untuk ambil formulir. Karena setelah ini kami akan meneruskan ke DPD kemudian DPP,” ucapnya.

 

Ia menambahkan nama-nama dari kader PDIP Tabanan yang mendaftarkan diri atau didaftarkan tersebut tidak akan dibahas lagi ke dalam rapat pleno. Melainkan akan langsung diteruskan ke DPD untuk diserahkan ke DPP.

 

“Tugas kami cuma menjaring calon. Keputusannya tetap ada di DPP,” pungkasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#pemilihan #tabanan #pilkada