NEGARA, Radar Bali.id - Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, salah satu bakal calon wakil bupati Jembrana yang diusulkan PDIP. Menanggapi hal tersebut, wakil bupati yang akrab disapa Ipat ini menganggap hal yang wajar saja dalam dunia perpolitikan.
Ditemui di sela-sela silaturahmi politik KJM di kantor DPD Partai Golkar Jembrana, Ipat mengaku baru mengetahui namanya masuk dalam bursa calon wakil bupati Jembrana dari PDIP unsur eksternal partai. "Saya baru tahu. Intinya, hal itu sah -sah saja," ungkapnya.
Namun demikian, putra sulung mantan Bupati Jembrana I Gede Winasa ini menegaskan, sebagai kader partai tetap akan tunduk dan setia dengan partai. Meskipun ada partai lain yang akan mengajukan, tetap muaranya di partai Golkar.
"Misalkan diminta partai lain, harus persetujuan Partai Golkar," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, DPC PDIP memunculkan calon bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan dan Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi.
Sedangkan calon wakil bupati yang diusulkan PDIP dari internal, ada nama Ni Made Sri Sutharmi, I Ketut Suastika dan Ida Bagus Susrama.
DPC PDIP Jembrana juga memutuskan akan berkoalisi dengan partai lain dan menggandeng calon wakil bupati dari luar PDIP. Calon wakil bupati dari luar Partai muncul nama I Gede Ngurah Patriana Krisna dan I Kade Darma Susila. [*]
Editor : Hari Puspita