Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ikut Penjaringan di Tabanan, Purnawan Siap Mundur Jadi Dewan Kalau Mendapat Rekomendasi

Juliadi Radar Bali • Selasa, 30 April 2024 | 00:45 WIB
IKUT MENDAFTAR : Suasana pendaftaran sejumlah kader PDIP Tabanan dalam penjaringan calon kepala daerah berebut tiket rekomendasi. (juliadi/radar bali)
IKUT MENDAFTAR : Suasana pendaftaran sejumlah kader PDIP Tabanan dalam penjaringan calon kepala daerah berebut tiket rekomendasi. (juliadi/radar bali)

TABANAN, Radar Bali.id - Batas waktu pendaftaran penjaringan calon kepala daerah yang dibuka DPC PDIP Tabanan dan berakhir Minggu kemarin, (28/4/2024) benar-benar dimanfaatkan betul oleh kader-kader banteng Tabanan. 

Para kader PDIP Tabanan mulai menyetorkan formulir pendaftaran mereka. Di antaranya kader PDIP Tabanan asal Pupuan I Gede Purnawan yang menjadi anggota DPRD Tabanan resmi mendaftarkan diri sebagai calon wakil bupati (cawabup) PDIP Tabanan.

Tidak hanya itu, Purnawan yang notabene anggota DPRD Tabanan periode 2024-2029 terpilih itu siap mundur dari jabatan legislatifnya bila mendapat rekomendasi dari DPP PDIP pusat. 

 Baca Juga: Incumbent Edi Wirawan Ambil Formulir Penjaringan PIlkada Tabanan, Tegaskan Tak Ada Keretakan

Ketika datang di Sekretariatan DPC PDIP Tabanan ia ditemani kader senior PDIP Pupuan I Gede Suamba bersama beberapa tokoh masyarakat dinas dan adat serta masyarakat Pupuan.

"Alasannya sederhana. Saya hanya tunduk pada dua hal," kata Purnawan usai menyerahkan formulir pendaftaran.

Pertama, sambungnya, ia tunduk pada aspirasi yang disampaikan masyarakat Pupuan. "Dan, hari ini dibuktikan. Saya harus tunduk aspirasi masyarakat," ujarnya.

 Baca Juga: Terserah Mandat Partai, Ngurah Panji Mengaku Masih Pikir-Pikir Melawan Incumbent di Pilkada Tabanan

Kedua, lanjut Purnawan, ia harus tunduk pada aturan partai. Terutama keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Urusan soal pendaftaran hari ini untuk bakal calon wakil bupati, apapun keputusan itu saya tunduk terhadap garis partai," ungkapnya.

Menurutnya, mekanisme penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati di internal PDIP Tabanan sudah berjalan. Dimulai dari sosialisasi yang kemudian ditindaklanjuti oleh PAC dan Pengurus Anak Ranting.

Ia sendiri sempat mengkaji aspirasi yang disampaikan PAC dan Pengurus Anak Ranting mengenai kesiapan dirinya yang diusulkan sebagai calon wakil bupati tersebut.

"Tetapi desakan kader kader partai termasuk tokoh-tokoh masyarakat ini sangat keras sekali. Tentunya saya tidak ingin mengecewakan mereka. Saya tunduk terhadap masyarakat," tukasnya.

Pun demikian dengan risiko harus mundur dari jabatan legislatif karena di Pemilu 2024 ia terpilih kembali. Purnawan mengaku risiko apapun itu akan ditanggungnya.

"Intinya, saya siap menjalankan perintah ketua umum. Saya hanya menjalankan amanat dari masyarakat di dapil dua," tandasnya. 

Hal yang sama juga ditunjukkan oleh Ketua Pengurus Anak Cabang atau PAC PDIP Kediri I Nyoman Mulyadi menyatakan kesiapannya untuk berebut rekomendasi calon bupati Tabanan periode 2024-2029.

"Astungkara (siap)," kata Mulyadi dengan singkat usai menyerahkan formulir pendaftaran didampingi tokoh masyarakat dan simpatisannya.

Optimismenya bisa merebut rekomendasi dengan melawan incumbent didasarkan pada pemahamannya bahwa setiap warga negara berhak untuk mencalonkan diri."Apalagi saya petugas partai. Ketua PAC PDIP Kediri," tukasnya.

Apalagi, sambung Mulyadi, aspirasi yang mendorongnya untuk maju ke jabatan politik baik sebagai calon legislatif maupun eksekutif sudah ada dari dulu."Aspirasi kan sudah dari dulu. Pernah ikut juga kan," katanya.

Soal pertarungan dengan incumbent dan nasib rekomendasi pada nantinya, ia menaruh sepenuhnya kepada yang menempatkannya dalam hal ini Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri."Astungkara (siap berebut dengan petahana)," pungkasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#rekomendasi #tabanan #pilkada #penjaringan