DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Dukungan kepada pasangan Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) dan Dr. Anak Agung Ngurah Manik Danendra, S.H., M.H., M.Kn.,atau paslon Cok Ace-AMD untuk maju sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2024 terus menggema.
Mulai dari netizen hingga masyarakat Bali dari segala usia, terutama generasi milenial dan Z, bersatu dalam desakan agar partai politik di luar PDI Perjuangan segera mengambil langkah untuk mengusung Cok Ace-AMD dalam Pilgub Bali 2024 untuk melawan calon dari PDI Perjuangan Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri).
Momen politik yang tepat telah tiba, memicu dorongan besar bagi partai politik untuk mengambil langkah strategis ini.
Nama Ace-AMD banjir komentar positif warganet atau netizen di media sosial ketika berita media online dan foto paslon Ace-AMD beredar luas.
“Niki mare toop dadi pemimpin Bali (Ini baru top jadi pemimpin Bali, red),” komentar salah satu netizen di media sosial Radar Bali. “ACE-AMD memang pantas sing ade lawan untuk Gubernur Bali,” komentar netizen yang lain.
“Menyala Bali ku! Niki mare becik (Ini baru bagus, red) ,” tulis netizen lainnya. “Parpol ayo usung Cok Ace-AMD. Kami gaspoll dukung,” seru netizen lainnya.
Dukungan yang begitu besar terhadap Cok Ace-AMD juga tercermin dalam berbagai polling yang menempatkan pasangan ini di peringkat atas. Hal ini menunjukkan bahwa aspirasi masyarakat Bali sangat kuat untuk melihat Cok Ace-AMD memimpin Bali ke masa depan yang lebih cerah.
Dalam Polling Paslon Cagub-Cawagub Pilgub Bali 2024 yang dimuat Kabar Bali Satu di website kabarbalisatu.com, dukungan untuk paslon Ace-AMD menempati peringkat kedua tertingi dengan jumlah vote dukungan hingga berita ini dimuat adalah 17.954 vote atau 25,88 persen.
Paslon Ace-AMD kalah tipis dari paslon Agung Manik Danendra AMD-Made Mudarta (AMD-Mudarta) yang berada di urutan tertinggi poling dengan 18.178 vote atau 26,20 persen.
Sementara pasangan Wayan Koster-Nyoman Giri Prasta yang disebut-sebut akan diusung PDI Perjuangan berada di urutan keempat polling dengan 8.765 vote atau 12,64 persen.
Sebelumnya dari hasil polling yang digelar DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Bali, AMD juga mendapatkan dukungan besar dari generasi milenial dan Gen Z Bali.
Hal itu membuktikan kedekatan AMD dengan anak-anak muda Bali menjadi modal elektoral kuat di Pilgub Bali 2024.
Pasangan Cok Ace-AMD menjadi sorotan karena tidak hanya populer di kalangan masyarakat Bali, tetapi juga diakui atas rekam jejak mereka yang kuat dan visi progresif mereka.
Kombinasi antara pengalaman administratif yang luar biasa dari Cok Ace sebagai Bupati Gianyar dua periode dan Wakil Gubernur Bali periode 2018-2023 berkat kepedulian sosial serta lingkungan hingga kedekatan dengan anak-anak muda Bali yang didemonstrasikan oleh Agung Manik Danendra menjadi magnet bagi perhatian publik.
AMD, dengan latar belakang pendidikan hukum dan sebagai notaris senior yang meraih gelar doktor pada ilmu pemerintahan ini dikenal sebagai tokoh publik yang peduli pada isu-isu sosial dan mampu menyentuh emosi banyak orang.
Tokoh Publik Bali yang bernama lengkap Dr. Anak Agung Ngurah Manik Danendra, S.H., M.H., M.Kn.,itu yang dikenal tokoh muda Bali yang punya banyak prestasi namun tidak suka pamer, low profile melainkan sebagai sosok murah hati, gemar berbagi, banyak membantu pembangunan pura di nusantara hingga viral dengan sebutan The Real Sultan Dermawan Bali ini.
Salah satu pengamat sosial dan politik, I Made Mariata, menilai Bali harus memiliki calon independen yang kuat, yang mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat tanpa adanya kepentingan lain ataupun pribadi jelang kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.
Lebih lanjut ia menegaskan, Bali seharusnya memiliki calon independen yang lahir dari rahim rakyat, calon tersebut tentu harus memiliki daya saing dan dicintai rakyat, sehingga bisa membawa Bali kepada perubahan positif lima tahun ke depan, karena menurutnya hanya calon independen yang mau berjuang untuk rakyat, yang lepas dari adanya kepentingan kelompok ataupun pribadi di Bali.
Mariata berharap, kedepan masyarakat Bali bisa cerdas dalam memilih Calon Gubernur selanjutnya pada Pilkada 2024, memahami lebih jauh dan melihat kembali rekam jejak calon-calon yang berkompetisi agar Bali tidak jatuh di tangan orang yang salah 5 tahun kedepan.
Saat ini, Bali membutuhkan pemimpin yang dapat menghadapi tantangan kompleks dan membimbing pulau Dewata ini ke arah yang lebih baik.
Dengan isu-isu seperti pembangunan berkelanjutan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, peningkatan kualitas SDM, perhatian kepada ekonomi rakyat kecil seperti UMKM dan pelestarian budaya Bali yang semakin mendesak, Cok Ace-AMD muncul sebagai harapan yang nyata bagi masyarakat Bali.
Dukungan yang meriah terus mengalir dari netizen dan masyarakat Bali, yang secara aktif menyuarakan dukungan mereka di media sosial. Cok Ace-AMD bukan hanya dipandang sebagai pemimpin politik, tetapi juga sebagai inspirator dan pembawa perubahan positif bagi Bali.
Sebelumnya, Agung Manik Danendra AMD saat dikonfirmasi Rabu siang 8 Mei 2024 via WA ketika dirinya sedang berada di Jakarta Pusat tampak santai menanggapi isu dan wacana peluang paket paslon Ace-AMD sebagai Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali di Pilgub Bali 2024.
"Saya bersyukur jika masyarakat Bali menginginkan hal tersebut. Namun, kita perlu mengingat ada proses di tingkat pusat dari masing-masing partai politik. Kita tunggu saja progresnya," kata AMD, sembari membagikan lokasi yang menunjukkan keberadaannya di Jakarta.
Sebagai anak Bali, AMD menegaskan tanggung jawab bersama untuk membangun Bali menjadi lebih makmur. "Bali itu kaya, dan seharusnya orang Bali menjadi tuan di tanah sendiri. Banyak potensi yang bisa dimanfaatkan untuk kebaikan masyarakat Bali," ujarnya dengan penuh semangat.
AMD juga memberikan sorotan terhadap pentingnya pembangunan yang merata di Bali, serta pentingnya pengelolaan keuangan yang bijaksana.
"Dana yang ada seharusnya digunakan dengan tepat sasaran, untuk pendidikan, peningkatan SDM, dan mendukung ekonomi masyarakat desa," tambahnya.
Sebelumnya Cok Ace juga bijak menyikapi dinamika jelang Pilgub Bali 2024. Cok Ace menekankan pentingnya kelanjutan pembangunan Bali, terlepas dari siapa yang akan menjadi pemimpinnya.
"Saya legowo jika Pak Koster berpasangan dengan cawagub lain, yang terpenting adalah pembangunan Bali berkelanjutan," pungkas mantan Bupati Gianyar dua periode (2003-2008 dan 2008-2013) ini.
Apa yang disampaikan Cok Ace dan AMD menggambarkan semangat dan harapan untuk melihat Bali terus maju, dengan kepemimpinan yang bertanggung jawab dan peduli terhadap kepentingan masyarakat.
Dengan semua ini, harapan terangkum dalam satu dorongan Bali yang lebih makmur di bawah kepemimpinan Cok Ace-AMD. (*)
Editor : Rosihan Anwar