Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Harapkan Kerjasama PDIP dan PKB Berlanjut Jelang Pilkada Buleleng, Peta Koalisi Masih Bisa Berubah

Francelino Junior • Rabu, 5 Juni 2024 | 04:10 WIB
BAHAS KOALISI : Pertemuan PKB dan PDIP untuk membahas koalisi dalam Pilkada Buleleng 2024.(francelino junior)
BAHAS KOALISI : Pertemuan PKB dan PDIP untuk membahas koalisi dalam Pilkada Buleleng 2024.(francelino junior)

SINGARAJA, RadarBali.id -Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Keadilan Bangsa (PKB) berharap kerjasama mereka dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buleleng tetap berlanjut di tahun 2024.

Untuk diketahui, kedua partai ini memang sering berkoalisi dalam Pilkada Buleleng. Seperti pada Pilkada 2017 dan 2012 lalu, PKB bersama PDIP mengusung Putu Agus Suradnyana dan I Nyoman Sutjidra (PASS).

Silaturahmi sekaligus komunikasi politik ini berlangsung pada Senin (3/6/2024) siang di kawasan Pantai Penimbangan, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. 

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Buleleng, Samsul Arifin mengatakan pihaknya berkeinginan menjadi pengusung, bukan sebagai pendukung dalam Pilkada Buleleng 2024.

Sehingga harapannya, mereka ikut memberi saran dan masukan untuk pasangan calon yang cocok untuk membangun Buleleng, dalam kebersamaan

“Selama ini dengan PDIP sudah saling komunikasi dan berjalan dengan baik. Tentu semua kebaikan itu diharapkan jadi lebih baik. Yang terpenting, ada kerjasama yang saling menguntungkan antara PKB dan PDIP,” kata Samsul.

Sementara mengenai keputusan berkoalisi, pihaknya masih harus melaporkan terlebih dahulu hasil pertemuan politik ini, ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB. Karena, lanjut Samsul, muara keputusan ada di pimpinan pusat mereka.

Bahkan kata Samsul, PKB memang sempat menerima undangan pertemuan yang membahas koalisi Pilkada Buleleng. Tetapi pihaknya tidak sempat datang. Namun pihaknya mengaku bersemangat dengan adanya undangan dari PDIP.

“Harapan kami di bawah, tentu keinginan bersama PDIP itu ada,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDIP Buleleng, Gede Supriatna tak menampik pertemuan kedua partai ini untuk melakukan penjajakan Pilkada Buleleng 2024. Mengingat kedua partai ini dalam dua edisi pilkada sering bekerjasama. Begitu pula di DPRD Buleleng, kedua partai ini tergabung dalam satu fraksi.

“Dalam pembicaraan tadi, tentu ada satu persamaan dan pemikiran untuk Buleleng. Mengingat selama ini antara PKB dan PDIP di Buleleng selalu bersama-sama,” ujarnya

Pihaknya berharap ke depan antara PDIP dan PKB dapat menjadi koalisi dalam pesta demokrasi lima tahunan, yang terikat dalam ikatan formal dan membangun komitmen bersama.

“Untuk bentuk koalisi, masih menunggu arahan dari DPP. Karena semua partai masih terus lakukan komunikasi secara intens. Juga di DPP dan DPD,” tandasnya. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#pdip #koalisi #pkb #Pilkada Buleleng