DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Anggota DPRD Kota Denpasar periode 2024-2029 telah dilantik secara resmi, kemarin (19/8/2024). Dari total 45 anggota dewan, 16 di antaranya merupakan new comer.
Salah satunya sosok pemuda yang namanya sudah tak asing lagi di masyarakat, Yonathan Andre Baskoro. Meski menjadi pendatang baru, Yonathan telah dikenal luas sebagai aktivis semasa kuliahnya di Universitas Trisakti, hingga pengacara dari Brigadir J. Menjadi wakil rakyat di DPRD Kota Denpasar pun diakuinya bukan tugas yang mudah.
"Tentu ini bukan tugas yang mudah dan dalam hal ini, ke depan sebagian dari gaji saya akan disumbangkan untuk program pengembangan SDM yang berkelanjutan," tuturnya usai pelantikan.
Seperti halnya untuk program kursus bahasa Inggris gratis; kursus bahasa Jepang gratis; kursus gitar gratis; kursus mengemudi gratis; menerbitkan nomor induk berusaha gratis; bimbingan skripsi dan tesis gratis; serta masih banyak program lain yang berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia di Kota Denpasar.
"Program ini juga sudah berjalan lama, sebelum saya terpilih dan sebetulnya ini melanjutkan saja apa yang sudah saya kerjakan. Bedanya kalau kemarin pakai duit pengacara, sekarang pakai duit sebagian gaji dari saya," sambungnya.
Keputusan untuk terjun langsung sebagai wakil rakyat diakuinya karena panggilan dari hati nurani untuk mengabdi untuk masyarakat.
Khususnya di Kota Denpasar, pria kelahiran tahun 1992 ini melihat masih banyak fenomena yang harus menjadi perhatian.
"Yang pertama permasalahan sampah yang hari ini belum selesai. Tentu dalam hal ini kami dorong juga yang pertama adalah kesadaran masyarakatnya," ungkapnya.
Seperti contohnya launching teba modern beberapa waktu di Banjar Bun, Denpasar. Dirinya akan meniru inovasi yang positif ini sekaligus mendorong agar masyarakat dapat memilah sampah antara organik dan anorganik.
Kemudian dari sisi birokrasi administrasi yang dinilainya masih sulit. Mirisnya, terkadang ada penerima bantuan yang tidak seharusnya. Kondisi ini menjadi perhatiannya dan akan didorong agar masyarakat yang selama ini belum diperhatikan itu mendapat keadilan juga.
"Dari sisi bidang pendidikan, tentu kami akan memilah betul yang mana betul-betul masyarakat yang tidak mampu agar bantuan ini tepat sasaran," kata Yonathan.
Ke depannya, jalur-jalur khusus ini akan dipotong dan diawasi betul agar tidak boleh lagi ada yang memberatkan siswa-siswi, khususnya masyarakat di Kota Denpasar.
Selanjutnya yakni masalah kemacetan yang menurutnya harus duduk bersama dengan seluruh stake holder. Pasalnya, maslah kemacetan sudah menjadi momok yang saat ini sedang hangat-hangatnya dibicarakan.
"Nanti kami akan lihat bagaimana opsi-opsi yang bisa diterapkan pada pengendara roda empat terutama. Bagaimana juga dengan kendaraan roda dua," ujarnya.
Karena solusi untuk kemacetan ini tak bisa digagas dengan formula yang sembarangan. Persoalan ini harus dibicarakan kembali bersama dengan seluruh instansi dan pemegang kepentingan terkait.
Dimulai dengan mendata jumlah kendaraan; melihat kemampuan dan kapasitas di dalam penampungan jalan itu sendiri; hingga me-review traffic light.
"(Mulai progres, red) segera, karena kami di dewan sepakat juga ini menjadi konsentrasi yang terutama bagi kami. Sampah, kemacetan, dan banjir itu menjadi konsentrasi Kami yang utama," ujar Anggota DPRD Kota Denpasar termuda dari Partai Golkar ini.
Dirinya dalam hal ini akan mempelajari lebih dalam lagi dasar-dasar yang betul-betul harus dibenahi. Termasuk mempelajari anggaran yang akan digunakan untuk permasalahan sampah maupun kemacetan.
Lebih lanjut, sosok Yonathan tak henti-hentinya bekerja keras untuk mewadahi aspirasi masyarakat. Dirinya juga sudah menjalankan rumah aspirasi sejak dulu yang dibuka pukul 09.00 hingga 12.00 WITA.
Masyarakat yang punya keluhan baik secara administrasi, maupun konsultasi soal hukum biasanya akan mendatanginya ke rumah.
"Saya pasti akan lebih banyak turun ke masyarakat, turun ke dapil, ke kantor, jadi mobilitasnya cukup tinggi. Dalam hal ini, yang pasti saya harus berbagi waktu, tapi yang jelas rumah aspirasi itu setiap Senin sampai Jumat tetap buka," terangnya. (ari)
Editor : Rosihan Anwar