Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Senator Bali Ngurah Ambara Pamitan Dengan DPD RI, Berpesan Lanjutkan Perjuangan Otonomi Fiskal Daerah

Rosihan Anwar • Rabu, 11 September 2024 | 12:59 WIB
Senator Bali Ngurah Ambara (kiri) saat pamitan dengan jajaran DPD RI di Hotel Fairfield Marriott, Kuta. (Tim Ngurah Ambara untuk Radar Bali)
Senator Bali Ngurah Ambara (kiri) saat pamitan dengan jajaran DPD RI di Hotel Fairfield Marriott, Kuta. (Tim Ngurah Ambara untuk Radar Bali)

KUTA, radarbali.jawapos.com - Senator asal Bali Gede Ngurah Ambara Putra menyampaikan salam perpisahan sebagai anggota Komite 1 Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI periode 2019-2024.

Dalam acara yang digelar di Hotel Fairfield Marriott, Kuta, Bali, tersebut, para anggota DPD RI berkumpul untuk merayakan masa bakti mereka serta masa depan yang penuh tantangan.

Hadir dalam agenda ini pimpinan DPD RI,  Ketua dan Wakil Ketua, serta mereka yang sedang bersiap maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

Para anggota DPD RI yang akan maju dalam Pilkada, selain berpamitan, juga memberikan kesan pesan bagi yang akan menjabat pada periode 2024-2029.

Salah satu tokoh yang menjadi pusat perhatian adalah Gede Ngurah Ambara Putra, SH., anggota DPD RI Perwakilan yang kini mengemban tugas baru sebagai Calon Wali Kota Denpasar dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus.

Dalam pidatonya, Ambara Putra menekankan pentingnya otonomi fiskal bagi daerah, terutama Bali, yang selama ini hidup dari kekayaan budaya dan pariwisata.

“Bali tak punya sumber daya alam yang melimpah, tetapi kita punya warisan budaya yang unik. Keunikan ini adalah pondasi dari sektor pariwisata kita, yang menggerakkan sekitar 70% perekonomian Bali.

Pada 2023, Produk Domestik Bruto (PDB) Bali mencapai 275 triliun rupiah, sebagian besar berkat pariwisata,” tuturnya. 

Ambara Putra melanjutkan dengan mengungkapkan visinya tentang otonomi fiskal—sebuah cita-cita di mana Bali dan daerah-daerah lain di Indonesia dapat lebih mandiri dalam mengelola sumber daya keuangan mereka.

“Dengan otonomi fiskal, kita bisa memperjuangkan dana bagi hasil yang lebih adil, demi pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan yang paling penting, pelestarian budaya.

Selama ini, masyarakat Bali sudah berjuang dengan tangan mereka sendiri untuk menjaga warisan budaya kita.

Tapi dukungan dana yang lebih besar sangat dibutuhkan agar budaya kita bisa terus hidup dan berkembang,” ujarnya optimistis. 

Sementara itu, para anggota DPD RI yang baru terpilih diharapkan mampu melanjutkan perjuangan yang sudah dimulai, memperkuat hubungan dengan masyarakat, dan berkomitmen pada kemajuan daerah serta keberlangsungan budaya yang tak ternilai harganya. (han)

Editor : Rosihan Anwar
#dpd ri #ambara putra