SINGARAJA, Radar Bali.id - Bakal calon bupati Buleleng, I Nyoman Sugawa Korry berencana menghidupkan Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM)-era Gubernur Mangku Pastika dulu, namun khusus untuk Kabupaten Buleleng saja. Ini dilakukan, karena menurutnya bidang kesehatan selalu saja menimbulkan permasalahan.
Hal ini disampaikan Sugawa Korry saat mendampingi bakal paslon gubernur dan wakil gubernur Bali, Mulia-PAS ke Kabupaten Buleleng pada Jumat (13/9/2024) sekitar pukul 13.00 Wita.
Sugawa Korry mengatakan pihaknya akan mengevaluasi Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan BPJS Kesehatan, yang disebutkan banyak menimbulkan persoalan di masyarakat. Namun kini timnya tengah melakukan kajian terkait hal itu, utamanya mengenai kajian hukumnya.
”Apabila dimungkinkan, akan menerapkan JKBM di Buleleng. Namanya Jaminan Kesehatan Buleleng Sakti atau JKBS,” kelakar calon yang berdampingan dengan Gede Suardana itu.
Urgensinya? Sugawa Korry mengatakan bahwa penerapan JKBS untuk bidang kesehatan sangat penting. Mengingat selama ini terjadi banyak masalah seperti KIS mati, sehingga masyarakat yang memerlukan pelayanan kesehatan menjadi terhambat.
Baca Juga: Sugawa Korry Terima Rekomendasi 4 Partai: Golkar-NasDem-Gerindra dan Demokrat di Pilbup Buleleng
Namun untuk itu, kajian dan koordinasi hukum terkait undang-undang tengah dilakukan oleh pihaknya, sehingga tidak terjadi benturan dengan penerapan KIS maupun BPJS Kesehatan.
”Kalau dengan JKBM dulu kan tidak begitu. Jadi akan diterapkan juga di Buleleng, sehingga masyarakat tidak susah lagi untuk pelayanan kesehatan,” lanjutnya. [*]
Editor : Hari Puspita