Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Cerita tentang Undian Nomor Urut Pilbup (2): Di Jembrana Paslon Menyindir hingga Berpantun

Muhammad Basir • Selasa, 24 September 2024 | 18:55 WIB
SIAP KONTESTASI : I Made Suardana, Calon Bupati Jembrana I Nengah Tamba (Tamba-Dana), Calon Bupati I Made Kembang Hartawan, Calon Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Bang Ipat).(m.basir)
SIAP KONTESTASI : I Made Suardana, Calon Bupati Jembrana I Nengah Tamba (Tamba-Dana), Calon Bupati I Made Kembang Hartawan, Calon Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Bang Ipat).(m.basir)

Ada beragam gaya merespons nomor urut. Tak sekadar menyambut dengan optimistis, juga ada yang menyampaikan sindiran hingga berpantun.

MEREKA, para calon itu sudah sama-sama siap denga napa pun nomornya. Calon bupati dan calon wakil bupati Jembrana (Cabup-Cawabup) untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 27 November 2024 itu sudah siaga berkontestasi.

Pasangan calon I Nengah Tamba - I Made Suardana (Tamba-Dana) mendapat nomor urut 1 dan pasangan calon I Made Kembang Hartawan - I Gede Ngurah Patriana Krisna (Bang Ipat) mendapat nomor urut 2.

Setelah pengundian nomor urut, kedua pasangan calon langsung deklarasi kampanye damai.

Pada saat pengundian nomor urut, pasangan calon mulai melancarkan sindiran terhadap pasangan calon lain.

Seperti diungkapkan Calon Bupati I Made Kembang Hartawan yang langsung menyindir sabung ayam saat sambutan usia menerima nomor urut.

Sindiran ini, terkait dengan sabung ayam di depan kantor KPUD Jembrana yang dilakukan tim pendukung Tamba - Dana pada saat pendaftaran bakal pasangan.

”Yang di bawah sudah teriakkan Bang Ipat, saya harapkan tidak ada sabung ayam lagi di bawah. Tidak kuat melihatnya nanti, ” ujar Kembang, mengawali sambutan di kantor KPUD Jembrana, Senin (23/9/2024).

Menurut Kembang, nomor urut 2 yang diperoleh merupakan nomor keberuntungan. Karena sejak karir awal sebagai anggota DPRD Jembrana mendapat nomor urut 2, Kemudian paket pasangan calon I Putu Artha dan I Made Kembang Hartawan periode pertama nomor urut 2, begitu juga pada periode keduanya nomor urut 2, menang.

 ”Nah,  kemarin (Pilkada 2020) sama Pak Sugik (I Ketut Sugiasa) dapat nomor urut 1, kalah. Hari ini mendapat nomor urut dua lagi. Astungkara menang," ungkapnya, sembari menyampaikan harapan dukungan.

Sindiran juga diungkapkan Calon Wakil Bupati Jembrana I Gede Patriana Krisna menyampaikan sindiran melalui pantun: “Ke Berangbang makan ketupat, dapat los tetapi mengelus dada. Bang Ipat pilihan tepat, ingat coblos nomor dua. “

Pantun ini ditengarai  menyindir terkait dengan pembagian los dan kios di Pasar Umum Negara yang baru, karena masih ada sebagian pedagang yang mengeluh ukuran kios.

Sementara itu, Calon Wakil Bupati I Made Suardana yang menyampaikan sambutan pertama kalinya, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggara pemilu umum yang melaksanakan tahapan-tahapan hingga pengambilan nomor urut.

 ”Harapannya, pelaksanan pilkada lancar dan aman,” ungkapnya.

Ketua DPD II Partai Golkar Jembrana ini juga menyampaikan harapan dukungan dari masyarakat Jembrana agar pelaksanaan pilkada berjalan dengan baik, aman dan damai. Partai politik pengusul agar melaksanakan tahapan.

”Kami mengharapkan masyarakat Jembrana untuk bersama -sama untuk menjaga ketertiban, keamanan dan kedamaian pelaksanaan Pilkada Jembrana," tegasnya.

Calon Bupati Jembrana I Nengah Tamba menambahkan, bahwa sejak dimulai tahapan pilkada bersama forum komunikasi pimpinan pemerintah daerah, penyelenggara pemilihan umum dan masyarakat Jembrana, sudah melalui tahapan dengan rasa aman, bahagia dan penuh ketawa, serta tidak ada sesuatu hal yang meresahkan.

”Untuk itulah sebagai calon bupati, hanya ada satu tujuan. Yakni, membangun jembatan, melanjutkan apa yang kami kerjakan tahun berikutnya,” ujarnya.

Tamba juga mengajak masyarakat Jembrana untuk menggunakan hak pilihnya pada pemilihan yang akan digelar 27 November mendatang.

”Mohon dukungan dari masyarakat Jembrana, semoga apa yang kami laksanakan dan yang kami buat untuk menuju Jembrana Emas 2026, bisa dilalui dengan baik dan sukses bersama,” tandasnya.

Ketua KPUD Jembrana I Ketut Adi Sanjaya mengatakan, setelah pengundian dan penetapan nomor urut, akan disusul dengan masa kampanye.

KPUD Jembrana juga sudah menerima izin cuti dari Bupati I Nengah Tamba dan Cuti Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna, karena surat keputusan pemberhentian belum keluar. Cuti selama masa kampanye berlangsung mulai tanggal 25 September 2024 hingga 23 November 2024.

Pihaknya juga akan menetapkan zona pemasangan alat peraga kampanye (APK), menyiapkan bahan kampanye dan APK yang kita fasilitasi sesuai dengan peraturan KPU.

 ”Untuk jadwal kampanye kita sudah sepakati untuk hari raya Galungan dan Kuningan yaitu tanggal 25 September dan 5 Oktober itu kampanye ditiadakan karena pertimbangan hari raya," ujarnya.

Sebelumnya KPUD Jembrana sudah menetapkan Daftar Pemilih Tetap untuk Pilkada Jembrana 2024 yaitu sebanyak 244.978 pemilih.

Dari 244.978 pemilih itu terdiri atas 120.855 laki-laki dan 124.093 perempuan. Pemilih terbanyak di wilayah Kecamatan Negara 72.358 orang.

Disusul, Kecamatan Mendoyo 53.433 orang, Jembrana 47.753 orang, Melaya 47.603 orang, dan Pekutatan 23.831 orang. "Untuk DPT itu 244.978 pemilih. [*]

Editor : Hari Puspita
#nomor urut #jembrana #pilkada #cabup #undian