Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

ABDI Denpasar Komitmen Berikan Les Kesenian Gratis di Banjar hingga Hadirkan Dokter Spesialis Tiap Puskesmas

Ni Made Ari Rismaya Dewi • Kamis, 7 November 2024 | 22:24 WIB
Photo
Photo

 

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Paslon Pilwali Kota Denpasar Nomor Urut 1, Gede Ngurah Ambara Putra-I Nengah Yasa Adi Susanto (Ambara-Adi) memaparkan visi dan misinya dalam Debat Kedua Pilwali Kota Denpasar, Rabu (6/11/2024) di Hotel Prama Beach Sanur.

Berkenaan dengan adat dan budaya, ABDI Denpasar berkomitmen untuk meringankan beban budaya masyarakat yang selama ini dilakukan secara swadaya.

"Kami memberikan les gratis kepada seni tari, seni tabuh, seni sastra. Sehingga guru-guru atau tamatan sarjana seni yang ada di Kota Denpasar bisa terserap dengan baik," jelasnya.

Program tersebut akan berfokus pada bantuan bagi masyarakat dari tingkat banjar. Termasuk di dalamnya memberdayakan dan memajukan UMKM di lingkungan banjar, khususnya di bidang kerajinan dan seni kelompok kreatif. 

Selanjutnya mengaktifkan kembali sanggar-sanggar seni di banjar-banjar untuk mendukung pelestarian budaya; menjadikan budaya, ritual, dan tradisi lokal sebagai ciri khas sekaligus daya tarik wisata Kota Denpasar; dan penyediaan sistem informasi wisata.

Ambara-Adi berencana untuk merawat dan mengembangkan situs-situs budaya yang ada di Kota Denpasar. Seperti Nol Kilometer, Jam, Bale Kulkul, Pura Tambangan Badung, dan Puri sebagai destinasi wisata. 

"Dengan infrastruktur yang baik, akan banyak tamu datang ke Denpasar dan menciptakan city tour," kata Ambara.

Masalah kesehatan puk tak luput dari program prioritas pasangan ini. Pihaknya mencanangkan penambahan jumlah Puskesmas; peningkatan kualitas, kapasitas, jumlah dokter dan dokter spesialis pada Puskesmas serta Puskesmas Pembantu.

"Kami ingin menghadirkan dokter spesialis dan ruang rawat inap di semua puskesmas, dengan fasilitas yang ramah disabilitas," sambungnya. 

Ditambah dengan memperluas ruang UGD dengan peralatan modern, meningkatkan SDM kesehatan, dan menyediakan layanan ambulans gratis untuk membantu warga dalam situasi darurat.

Dalam kesempatan ini, Adi Susanto turut menyoroti perlindungan bagi anak dan perempuan di Kota Denpasar, sesuai dengan UU No. 23 Tahun 2024 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. 

"Kami akan membangun rumah aman bagi perempuan dan anak korban kekerasan," paparnya. 

Kemudian sejalan dengan program nasional pada kepemimpinan Prabowo-Gibran melalui makanan gratis bagi anak-anak dan ibu hamil setiap siang dan malam.

Pasangan ini juga berkomitmen untuk memberikan pelatihan keterampilan bagi penyandang disabilitas dan kelompok marginal di Denpasar.

Salah satunya dengan program pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) untuk meningkatkan akses mereka terhadap pendidikan dan keterampilan kerja. 

"Kami akan memberikan dukungan agar mereka memiliki kemampuan yang memadai untuk dapat bekerja dan membantu keluarga," ujar Adi. 

Pihaknya juga berencana membangun rumah tinggal dan menyediakan potongan biaya listrik bagi masyarakat marginal.

Pada tata kelola pemerintahan, ABDI Denpasar akan menerapkan good governance, yang disebutkannya perlu keterlibatan aktif pemimpin serta aktif menyerap dan responsif atas masukan masyarakat di setiap pengambilan kebijakan. 

"Kami berjanji untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Korupsi adalah penyakit yang menggerogoti anggaran baik APBD maupun APBN," ungkapnya.

Dengan demikian tercipta good governance yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel di Kota Denpasar. (ari)

Editor : Rosihan Anwar