SINGARAJA, Radar Bali.id - Pasangan calon (paslon) I Nyoman Sugawa Korry dan Gede Suardana mengaku legawa dengan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buleleng 2024. Dalam pesta demokrasi itu, paslon nomor urut 1 itu harus mengakui keunggulan dari paslon nomor urut 2, I Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna.
Hal ini disampaikan Sugawa Korry melalui pesan berantai yang diterima Jawa Pos Radar Bali pada Kamis (28/11) pagi. Paslon yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus itu hanya meraih 36,45 persen atau 130.253 suara saja.
Data ini berdasarkan rekapitulasi dari Sirekap atau Info Publik Pilkada 2024, dengan data yang masuk sudah 99,91 persen per Kamis (28/11/2024) sore.
Masih berdasarkan data yang sama, Sugawa-Suardana hanya menang di 24 dari 148 desa/kelurahan. Yakni di Desa Banyuatis, Banyuseri, Cempaga, Gesing, Gobleg, Kayuputih, Munduk, Tampekan di Kecamatan Banjar; dan Desa Bengkel, Dapdap Putih, Kedis, Pelapuan, Sepang, Subuk, Telaga, dan Umejero di Kecamatan Busungbiu.
Lalu Desa Anturan dan Nagasepaha di Kecamatan Buleleng, Desa Panji dan Panji Anom di Kecamatan Sukasada, Desa Tambakan di Kecamatan Kubutambahan, Desa Pejarakan di Kecamatan Gerokgak, Desa Bebetin di Kecamatan Sawan, dan Desa Umeanyar di Kecamatan Seririt.
Namun jika melihat berdasarkan perolehan suara di setiap kecamatan, paslon Sugawa-Suardana tidak menang atas paslon Sutjidra-Supriatna di sembilan kecamatan, yang ada di Kabupaten Buleleng.
Sedangkan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing, Sugawa Korry menang di TPS 3 Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar dengan perolehan 274 suara. Sementara Suardana di TPS 8 Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada juga menang dengan meraup 172 suara.
Sugawa Korry mengatakan bahwa pihaknya menerima hasil Pilkada Buleleng 2024 dengan lapang dada dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi. Bahkan dengan tegas ia memastikan tidak akan ada gesekan atau perselisihan yang berkaitan dengan hasil pesta demokrasi ini.
”Kami menghormati dan menghargai hasil ini. Kami jamin tidak akan ada gesekan, kami pastikan itu,” ujarnya.
Selain itu, Sugawa Korry juga mengucapkan selamat kepada paslon Sutjidra-Supriatna, atas kemenangan yang diraihnya dalam Pilkada Buleleng 2024. Serta kepada masyarakat Buleleng, yang telah menyalurkan hak pilihnya dengan damai.
”Kami berharap pasangan terpilih dapat mengemban amanah masyarakat Buleleng dengan baik dan membawa daerah ini menuju masa depan yang lebih cerah,” harapnya.
Di akhir, meski tak terpilih menjadi pemimpin di Buleleng, namun ia tetap berkomitmen memperjuangkan kepentingan masyarakat. Dengan kesempatan yang diberikan kepadanya untuk bertarung dalam Pilkada Buleleng 2024, segala aspirasi masyarakat akan terus diperjuangkannya.
Sementara itu, Suardana juga berharap paslon nomor urut 2, Sutjidra-Supriatna yang telah mendapatkan kepercayaan dari masyarakat, dapat mengemban amanah dengan sebaik mungkin.
Sebab katanya, menjadi pemimpin Buleleng adalah menjadi milik semua rakyat di Gumi Den Bukit. Meski gagal terpilih, namun Suardana mengaku bangga dapat ikut berkontestasi dalam Pilkada Buleleng 2024.
”Bangga sebagai anak muda mendapatkan kepercayaan. Menjadi pengalaman luar biasa bisa memberikan kontestasi yang penuh warna, semoga memberikan manfaat bagi demokrasi di Buleleng,” kata Suardana. [*]
Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali