NEGARA, Radar Bali.id - Kapolres Jembrana AKBP Endang Tri Purwanto, mempertemukan dua kandidat calon bupati dan wakil bupati Jembrana dalam kegiatan Jembrana Safety Riding, Sabtu (14/12/2024) malam. Dalam kesempatan tersebut, dua kandidat yang sempat bersaing pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) berkomitmen untuk memajukan Jembrana bersama -sama.
Dalam kesempatan itu, Bupati Jembrana I Nengah Tamba, calon wakil bupati Jembrana terpilih I Gede Ngurah Patriana Krisna juga hadir mewakili pasangan calon nomor urut 02. Keduanya pertama kalinya bertamu setelah Pilkada selesai. Kemudian diberikan waktu untuk menyampaikan sambutan dan pesan- pesan untuk masyarakat Jembrana.
Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyampaikan selamat kepada pasangan I Made Kembang Hartawan dan I Gede Ngurah Patriana Krisna (Bang Ipat). ”Tentu ini ( Ipat) adik saya, hampir tiga tahun bersama beliau (Ipat) tidak pernah ada perselisihan,” ungkapnya.
Mengenai persaingan karena politik yang berbeda, menurut Bupati Tamba, merupakan hal yang biasa dan wajar. Karena sudah ada pemenang, maka harus didukung. ”Tujuan kita satu, bagaiman Bang Ipat bisa mengisi visi dan misinya sehingga kesejahteraan masyarakat Jembrana bisa terwujud,” ujarnya.
Setelah nantinya tidak menjabat, Bupati Tamba juga akan mendukung bila dibutuhkan akan memberikan saran masukan. ”Kita silaturahmi terus,” tegasnya.
Bupati Tamba menekankan agar Jembrana aman, semua mayarakat bersatu. ”Kita damai damai saja, demi negaroa. Demi Jembrana kita bersatu," tandasnya.
Sementara I Gede Ngurah Patriana Krisna, calon wakil bupati Jembrana terpilih menyampaikan bahwa Pillada sudah usai. Kemenangan Bang Ipat adalah kemenangan masyarakat Jembrana. ”Mari kita bersama membangun Jembrana, tentunya dengan mewujudkan visi dan misi yang sudah kami sampaikan,” terangnya.
Ke depan, diharapkan tidak ada lagi perselisihan antar pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati. ”Tidak asa lagi 01 dan 02, mari kita bersatu untuk membangun Jembrana maju, harmonis dan bermartabat,” tandas mantan Wakil Bupati Jembrana pendamping I Nengah Tamba ini. [*]
Editor : Hari Puspita