Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Tak Ada Perwakilan Jemput Presiden Prabowo di Bandara, Sekprov Bali Sebut Protokol Kepresidenan Hanya Tugaskan Pejabat ini

Ni Kadek Novi Febriani • Kamis, 26 Juni 2025 | 14:23 WIB

 

 

Presiden RI Prabowo Subianto saat disambut I Made Muliawan Arya alias De Gadjah di bandara Ngurah Rai Rabu, 25 Juni 2025.
Presiden RI Prabowo Subianto saat disambut I Made Muliawan Arya alias De Gadjah di bandara Ngurah Rai Rabu, 25 Juni 2025.

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Di tengah pelaksanaan retret gelombag II, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Bali.

Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, serta  kepala daerah dan wakil kepala daerah kecuali Karangasem berada di Jawa Barat. Saat penjemputan di bandara disambut oleh Pangdam IX Udayana dan Kapolda Bali, tanpa perwakilan Pemprov Bali.

Di samping Pangdam dan Kapolda Bali adalah Ketua DPD Gerindra Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah). Tentu menjadi pertanyaan masyarakat tak ada perwakilan dari Pemprov Bali?

Ditemui langsung Sekretaris Daerah Provinsi Bali  Dewa Made Indra di peresmian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, di The Meru usai acara, ternyata  Pemprov Bali tidak mendapat undangan menjemput Presiden Prabowo Subianto di bandara dari protokol kepresidenan. Yang ditugaskan hanya Kapolda dan Pangdam.

”Kan sudah ada rapat koordinasi jadi sesuai karena apa namanya arahan dari protokol kepresidenan yang menjemput adalah pangdam dan kapolda,” terang Dewa Made Indra.

Namun, menjadi sorotan masyarakat karena dikaitkan dengan politik. Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali sedang menjalankan retret di Jawa Barat.

Dewa Indra menyebut tidak bisa izin karena pelaksanaan yang singkat tidak mungkin tidak hadir.” Tidak boleh (izin,red)  kan retret cuma sebentar kalau potong sehari jadi berkurang,”kata Mantan Kalaksa BPBD Bali ini.

 Dewa Made Indra mengatakan, Pemprov Bali yang diwakili oleh Sekprov Bali ditugaskan untuk hadir langsung di tempat acara yakni The Meru peresmian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur dan Bali International Hospital (BIH).

”Pak gubernur dan Pak Wagub kan sedang retret. Sudah ada pembagian tugas jadi pak kapolda dan pangdam di bandara. Kami mendapatkan tugas disini. Sudah ada koordinasi diantara kami semua dan protokol kepresidenan pembagiannya tugasnya,” tutur Dewa Made Indra.

Menurutnya, Presiden telah mengetahui Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menjalankan retret.

Koster juga telah mengetahui kehadiran Prabowo ke Bali untuk meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur dan Bali International Hospital (BIH) dan peresmian dan Aesthetic  Center  RS. Prof Ngoerah.

”Beliau (Gubernur dan Wagub, red)  sudah menyampaikan permaklumkan  tidak bisa hadir sudah dilaporkan ke bapak Presiden  Bapak Gubernur  dan Wakil  Gubernur  sedang mengikuti retret sudah dilaporkan kepada beliau,” terang Dewa Made Indra.***

 

Editor : M.Ridwan
#kek #presiden prabowo subianto #De Gadjah #radarbali