DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Musayawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Bali XI yang terselenggara di hotel mewah The Meru Sanur ternyata penuh dinamika dan kejutan, Minggu (13/7/2025).
Apa itu?. Pertama, Ketua Umum Bahlil Lahadalia, tidak hadir sebagaimana dijanjikan sebelumnya. Bahlil mewakilkan kepada Sekjen Muhammad Sarmuji.
Seperti diketahui pelaksanaan Musda sempat diundur, awalnya diagendakan Mei 2025, alasannya Ketua Umum Golkar berhalangan hadir. Tapi ternyata Bahlil juga berhalangan.
Sekjen Sarmuji didampingi Wakil Ketua Golkar yang juga Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena.
Selain itu juga hadir Gde Sumarjaya Linggih selaku Anggota DPR RI dan juga Ketua Bidang Pemenangan NTB, NTT, dan Bali DPP Partai Golkar.
Pemilihan Ketua DPD Golkar Bali akan dilakukan aklamasi karena yang mendaftar hanya satu orang, I Gde Sumarjaya Linggih alias Demer pada hari Sabtu (12/7/2025) pukul 20.16.
Kendati demikian Itu juga dipertegaskan Ketua DPD Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry saaf sambutan Musda. Di hadapan ratusan orang yang hadir, Sugawa memilih tidak maju untuk soliditas dan kemajuan partai.
”Forum musda pemilihan ini, saya tidak maju sebagai Ketua DPD saya Golkar harus solid dan maju,” ucapnya.
Soliditas adalah yang utama. Sebagai kader harus mengutamakan kepentingan bangsa dan partai. Sehingga Sugawa Korry memilih alternatif tersebut tidak memaksa maju sebagai ketua.
Mantan Wakil Ketua DPRD Bali itu menyebut, yang mendaftar baru Demer dan kemungkinan menjadi calon tunggal. Sugawa meminta kader mendukung Demer.
”Saya yakin calon tunggal dukung dengan keiklasan,” terang Mantan Sekretaris Golkar Bali ini.
Hubungan Sugawa dan Demer tidak selalu harmonis. Bahkan, Sugawa mengibaratkan ia dan Demer bagaikan suami istri tidak pernah rukun sepanjang jalan.
”Pernah terjadi sesuatu setiap terjadi selalu akhiri tekad kepentingan partai,” tuturnya
Sugawa termasuk senior di tubuh partai Golkar. Diawal 43 tahun yang mengantarkannya menjadi anggota DPRD Bali dari tahun 1994, sempat tak menjabat satu periode 2004-2005.
Jabatan DPRD Bali berakir pada 2024. Setelah itu sempat maju sebagai calon DPR RI 2024 tapi gagal.
Selama menjadi Ketua DPD Golkar Bali banyak program dilaksanakan. Tidak hanya untuk kader tapi juga masyarakat. Seperti pembukaan koperasi untuk para tenaga kerja kapal pesiar.
Sugawa menyebutkan ada 1000 orang terbantu karena koperasi tersebut. Pertanian juga menjadi perhatian, Golkar membagikan ratusan ribu bibit. salah satunya alpukat, untuk ikut memajukan pertanian di Bali.
Sementara itu, dalam sambutan Sekjen Golkar Muhammad Sarmuji mengumumkan Sugawa Korry tidak berhenti, tapi akan bertugas pengurus DPP Golkar.
Menurut Sarmuji, DPP Golkar mengaku sosok seperti Sugawa dibutuhkan karena mengerti kehidupan di daerah.”Gatot Kaca (Sugawa,red) tidak jadi mati punya tugas di Jakarta,” kelakarnya.
Samurji meminta dalam kepengurusan baru Partai Golkar lebih solid dan bisa menambah kursi pada Pemilu 2029 mendatang.
Harapannya program yang bagus telah berjalan. Tepenting Demer bisa merangkul semua kader Golkar Bali.
”Pesan ketua umum Pak Demer bisa merangkul semua pihak. Menang tanpa menghilangkan. Pak Sugawa dengan keikhlasan menyatakan tidak maju,” imbuhnya.***
Editor : M.Ridwan