RadarBali.id- Gegara bersikap kontroversial mempercepat sidang wakil rakyat saat Gedung DPR/MPR RI didemo, sosok Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, langsung ngetop di media sosial (medsos).
Pria politikus Partai Golkar ini menjadi sorotan tajam lantaran meminta rapat dengar pendapat di Senayan dipercepat, pada Senin (25/8/2025). Alasannya di luar gedung wakil rakyat sedang ada demo besar.
Menurutnya, penghentian rapat dengar pendapat dirasa perlu dilakukan dilakukan untuk menghindari kemungkinan peserta rapat terjebak di dalam gedung karena situasi di luar yang semakin tidak kondusif. “Kami khawatirkan kalau kita terlalu lama, nanti akhirnya sulit kita keluar dari kompleks parlemen,” begitu alasannya, sebagaimana diunggah di akun Instagram @undercover.id pada Senin (25/8/2025).
Berikut ini profil biodata, karir, rekam jejak selama ini dan juga harta kekayaanya yang terdaftar di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2024 lalu.
Nama Lengkap: Dave Akbarshah Fikarno Laksono, B.A., M.E., M.Si. (Han.)
Nama Panggilan: Dave Laksono
Tempat, Tanggal Lahir: Jakarta, 19 Agustus 1979
Partai Politik: Partai Golongan Karya (Golkar) Jabatan Saat Ini:
- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)
- Wakil Ketua Komisi I DPR RI (Periode 2024-2029)
- Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 (salah satu organisasi pendiri Golkar) Orang Tua: Agung Laksono, politisi senior Partai Golkar. Daerah Pemilihan: Jawa Barat VIII (meliputi Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, dan Kabupaten Indramayu).
Riwayat Pendidikan
Dave Laksono memiliki rekam jejak pendidikan yang kuat, baik di dalam maupun luar negeri:
- Army Navy Academy, Amerika Serikat (1998)
- Santa Monica College, California, Amerika Serikat (1997-2000)
- California State University, Amerika Serikat (2000-2002) - Jurusan Politik Internasional
- Universitas Indonesia (UI) (2006-2009) - Magister Perencanaan dan Kebijakan Publik
- Universitas Pertahanan Indonesia (UNHAN) (2021-2024) - Program Doktoral Ilmu Pertahanan (lulus dengan predikat cumlaude).
Rekam Jejak Politik dan Karir
Sebelum terjun ke dunia politik, Dave Laksono aktif di dunia bisnis dan organisasi:
- Vice President Director PT AdamSky Connection (maskapai penerbangan komersial Adam Air) (2004-2007)
- Ketua Bidang Sumber Daya Alam BPP HIPMI (2008-2013)
- Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Cirebon (2015-2020)
- Anggota DPR RI (2014-2019, 2019-2024, 2024-2029) - Terpilih selama tiga periode berturut-turut.
- Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BSKAP) DPR RI (2018-2019)
- Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 (2021-2026).
Putra Agung Laksono, politisi senior Golkar, Dave Laksono ini sebelumnya menjabat sebagai Vice President Director di PT Adam Sky Connection, perusahaan yang menaungi maskapai Adam Air, dari tahun 2004 hingga 2007.
Ia terjun ke industri penerbangan pada usia yang relatif muda dan langsung berada di posisi strategis. Tahun 2024 dia baru berusia 25 tahun.
Dalam menjalankan perannya, Dave Laksono diketahui lebih fokus pada urusan komunikasi dan bukan pada operasional teknis atau hukum. Hal ini terlihat dari pernyataannya saat ia menanggapi laporan pers yang menyebutnya hadir di sebuah sidang gugatan perusahaan. Ia menegaskan bahwa tugasnya tidak mengawasi kasus hukum, dan perusahaan memiliki tim pengacara yang menangani hal tersebut.
Pada masa kejayaannya, Adam Air sempat dipuji sebagai maskapai penerbangan bertarif rendah terbaik di Asia Pasifik. Namun, reputasi tersebut runtuh setelah insiden kecelakaan Adam Air, pada 1 Januari 2007.
Musibah Adam Air penerbangan 574 jatuh di perairan Selat Makassar, menewaskan seluruh 102 orang di dalamnya. Tragedi ini menjadi titik balik bagi maskapai komersial tersebut.
Dalam perkembangan karirinya di DPR RI, selama menjabat sebagai anggota DPR RI, ia ditempatkan di Komisi I yang membidangi urusan pertahanan, intelijen, luar negeri, dan komunikasi.
Harta Kekayaan
Putra dari politisi senior dan pengusaha, Agung Laksono ini berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkannya pada 29 Maret 2024, total kekayaan Dave mencapai Rp 45,2 miliar. [dirangkum dari berbagai sumber]
Editor : Hari Puspita