Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Literasi Data Kunci Transparan dan Integritas, Bawaslu Bukukan Dinamika Pengawasan Pemilu

Ni Kadek Novi Febriani • Rabu, 3 Desember 2025 | 10:26 WIB

 

Komisioner Bawaslu Pusat Puadi (pakai baju syafari) bersama Rektor UHN Denpasar dan undangan lain saat Bedah Buku Literasi Data Pengawasan Pemilu Selasa, 2 Desember 2025.
Komisioner Bawaslu Pusat Puadi (pakai baju syafari) bersama Rektor UHN Denpasar dan undangan lain saat Bedah Buku Literasi Data Pengawasan Pemilu Selasa, 2 Desember 2025.

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Indonesia sebagai negara demokrasi salah satu instrumen utama pesta demokrasi lewat pemilihan umum. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Pemilu) Republik Indonesia sebagai pengawasan pemilihan telah   membukukan berkaitan dinamika pengawasan  sebagai tambahan literasi tentang pemilihan umum.

Khususnya dibuat untuk mahasiswa dan dosen.  Kegiatan pelaksanaan bedah buku diselenggarakan kegiatan Bawaslu RI bekerjasama dengan Universitas  Negeri Hindu I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, di

Gedung Vidya Mahottama Pascasarjana Universitas Negeri Hindu (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar Selasa (2/12/2025).

 Baca Juga: Hindari Mobil Keluar Gang, Truk Tangki Lindas Ayah Beserta Dua Anak, Sekeluarga di Ungasan Meninggal di TKP

Anggota Bawaslu RI Puadi hadir dalam roadshow ke kampus-kampus dan UHN Sugriwa menjadi ke-15 yang  didatangi. Dalam buku Dinamika Pengawasan Pemilu, Peran Bawaslu dan Interaksi Kepentingan. 

Puadi mengatakan, yang dibukukan mencakup hasil pengawasan dari pusat hingga daerah kabupaten/kota.

"Proses pengawasan dituangkan sebuah data bukan sekadar informasi disimpan tapi bagaimana data ini disosialisasikan jadi pengetahuan civitas akademika. Kami beri ruang civitas akademika di Universitas Negeri Hindu  untuk bisa cari informasi data-data Bawaslu," terangnya.

Pada kata pengantar ditulis oleh  Prof Maswadi dalam buku tersebut, demokrasi berkembang membutuhkan mekanisme pengawasan memastikan institusi politik berjalan transparan, akuntabilitas, dan partisipasi.

Pemilu menjadi instrumen utama, tanpa adanya pengawasan akan mengalami distorsi sehingga pengawasan menjadi kunci dalam menjaga kualitas dan integritas demokratis.

Bawaslu ingin memudahkan masyarakat mencari data, baik kebutuhan riset atau dijadikan sebagai tugas akhir khususnya mengangkat isu penyelenggaraan Pemilu.

"Kami membuka ruang menyampaikan data  kerja-kerja dilakukan bawaslu harus diketahui oleh publik," beber Puadi.

Rektor UHN Bagus Sugriwa Prof Dr I Gusti Ngurah Sudiana menyampaikan terima kasih kampusnya menjadi salah satu tempat sosialisasi Literasi Data Bawaslu RI.

Menurutnya ini menjadi momen strategis bagi mahasiswa untuk lebih mengenal lebih dalam mengenai kepemiluan khususnya dari aspek pengawasan.***

Editor : M.Ridwan
#bawaslu ri #pengawasan pemilu #bedah buku #literasi data