DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (DPW PSI) Provinsi Bali memilih realistis dalam menatap Pemilu 2029 mendatang. Berbeda dengan PSI di Jawa Tengah yang terang-terangan ingin “membobol kandang Banteng”, PSI Bali tak memasang target berlebihan meski dua wilayah ini didominasi PDI Perjuangan.
Ketua DPW PSI Bali terpilih, I Wayan Suyasa, menegaskan pihaknya hanya menargetkan masuk empat besar perolehan suara pada Pemilihan Legislatif DPRD Bali.
“Kalau di Bali saya tidak muluk-muluk. Target PSI Bali masuk empat besar. Itu komitmen saya sebagai Ketua DPW,” ujar Suyasa, Rabu (22/1/2026).
Dalam waktu dekat, tepatnya Sabtu (24/1/2026), PSI Bali akan menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) sekaligus Pelantikan Pengurus DPW, DPD, dan DPC PSI se-Bali. Agenda tersebut akan berlangsung di The Trans Resort Bali, Badung.
Agenda PSI Bali jadi penanda rebranding partai. Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep bersama jajaran elite Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI dipastikan hadir ke agenda besar itu.
PSI Bali juga tengah menjadi sorotan setelah munculnya sejumlah “wajah baru” dalam struktur kepengurusan yang diisi tokoh politik atau adanya isu eksodus, memilih bergabung ke PSI. Perpaduan tersebut diyakini memperkuat mesin politik PSI di Bali."Dengan komposisi ini, PSI Bali akan lebih solid, taktis, dan mengakar,” kata Suyasa.
Meski memiliki rekam jejak panjang sebagai Ketua DPD II Golkar Badung dan Wakil Ketua DPRD Badung, Suyasa mengklaim tidak membidik jabatan politik tertentu. Isu yang menyebut dirinya mengincar kursi DPR RI pada Pemilu 2029 pun ditanggapi diplomatis.
“Masih jauh 2029. Kalau saya ditugaskan di mana pun, saya siap,” ujarnya.
Suyasa menegaskan bergabungnya dirinya ke PSI merupakan bentuk komitmen menghadirkan warna baru dalam demokrasi di Bali. Menurut dia, PSI tidak lagi sekadar menjadi partai pelengkap atau partai gurem.
“Dengan formasi baru ini, kami menargetkan pertumbuhan suara signifikan di seluruh kabupaten/kota di Bali” katanya.
Ia menambahkan, kepengurusan PSI Bali periode 2025–2030 menargetkan terbentuknya fraksi penuh di setiap tingkatan legislatif. PSI Bali juga menargetkan perolehan 25 hingga 30 kursi DPRD kabupaten/kota serta minimal empat kursi di tingkat provinsi.
“PSI Bali sing menang sing jerih. Itu tagline saya. Kami siap bersaing secara sehat,” tandasnya.***
Editor : M.Ridwan