Pastikan Kesetaraan Hak Suara, KPUD Buleleng Gelar Pendidikan Demokrasi di SLB

Francelino Junior • Dipublikasikan Jumat, 6 Februari 2026 | 08:23 WIB
GELAR SOSIALISASI : KPUD Buleleng gelar sosialisasi di SLB Negeri 1 Buleleng. (foto: KPUD Buleleng)
GELAR SOSIALISASI : KPUD Buleleng gelar sosialisasi di SLB Negeri 1 Buleleng. (foto: KPUD Buleleng)

SINGARAJA, RadarBali.id – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Buleleng mulai tancap gas memberikan pemahaman demokrasi kepada kelompok disabilitas.

Sebagai langkah awal, KPUD menggelar sosialisasi pendidikan pemilih di SLB Negeri 1 Buleleng untuk menyasar para siswa sebagai calon pemilih masa depan, Rabu (4/2/2026).

Ketua KPUD Buleleng, Komang Dudhi Udiyana, menegaskan bahwa tidak ada perbedaan hak konstitusional antara pemilih disabilitas dengan pemilih lainnya.

 "Setiap warga negara memiliki hak suara yang setara. Melalui bahasa yang sederhana dan interaktif, kami ingin memastikan para siswa memahami dasar-dasar pemilu sejak dini," tuturnya.

Kegiatan yang diikuti oleh siswa tuna grahita, autis, hingga tuna rungu wicara ini disambut baik oleh pihak sekolah. Meskipun mereka baru akan menggunakan hak pilihnya pada periode pemilu mendatang, pembekalan ini dinilai krusial agar mereka tumbuh menjadi pemilih yang sadar akan hak dan tanggung jawabnya sebagai warga negara.[*]

 

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
slb hak politik difabel disabilitas sosialisasi kpud