Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Jaga Kesucian Nyepi, Gus Yoga Ajak Umat Fokus Jalankan Catur Brata Penyepian

Ni Kadek Novi Febriani • Sabtu, 7 Maret 2026 | 14:31 WIB

​Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar yang juga Ketua DPC Gerindra Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra (pegang mik).
​Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar yang juga Ketua DPC Gerindra Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra (pegang mik).

DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Menjelang pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kesakralan hari suci dengan khusyuk melaksanakan tapa yoga brata samadhi.

Pria yang akrab disapa Gus Yoga ini menekankan pentingnya menjaga kesucian Nyepi agar makna spiritualnya tetap terjaga di tengah modernisasi.

Seluruh umat se-Dharma diharapkan dapat saling menghormati dan menjalankan Catur Brata Penyepian dengan penuh ketulusan. Menurut Gus Yoga, Nyepi merupakan momentum bagi krama Bali untuk melakukan refleksi diri (mulat sarira).

​"Kami mengajak seluruh umat se-Dharma untuk bersama-sama menjaga kesakralan pelaksanaan Catur Brata Penyepian pada Hari Raya Nyepi.

Mari kita jadikan keheningan ini sebagai jalan untuk pengendalian diri yang lebih baik," ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Gerindra Kota Denpasar ini.

Secara khusus, tokoh muda asal Sanur ini juga mengimbau masyarakat untuk bijak dalam bertutur kata, termasuk menjaga lisan di media sosial guna menghindari potensi konflik.

Mengingat pelaksanaan Nyepi tahun ini berbarengan dengan suasana Idul Fitri, Gus Yoga menekankan bahwa nilai toleransi dan tenggang rasa harus terus dirawat dengan baik.

​Ia meminta masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat mencederai kesucian hari raya, baik dalam tindakan nyata maupun di jagat maya.

​"Mari kita tidak mengunggah maupun menyebarluaskan konten atau aktivitas yang dapat merusak nilai kesucian Nyepi, seperti kegiatan meminum minuman keras, perjudian, maupun aktivitas lain yang bertentangan dengan makna dan spirit Catur Brata Penyepian," tegasnya.

​Pihaknya berharap momen Nyepi tahun ini menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan serta keharmonisan antar sesama makhluk hidup dan alam semesta.

​"Semoga melalui keheningan dan pengendalian diri, kita semua dapat menjaga kesucian hati, memperkuat keharmonisan, serta menghadirkan kedamaian bagi sesama dan alam semesta," pungkasnya. 

Gus Yoga berdoa agar seluruh krama Bali senantiasa mendapatkan kedamaian lahir dan batin. 

Editor : Rosihan Anwar
#Gerindra Denpasar #hari raya nyepi