![]()
radarbali.jawapos.com- Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terus menjalankan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebagai upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah agar lebih layak, sehat, dan aman.
Di wilayah Sumatera Utara, pada tahun 2026 pemerintah telah menyiapkan anggaran BSPS untuk sebanyak 19.668 unit rumah. Rinciannya, 8.885 unit dialokasikan untuk wilayah perdesaan, 5.525 unit untuk kawasan pesisir, dan 5.258 unit untuk wilayah perkotaan.
Menteri PKP, Maruarar Sirait, menyampaikan bahwa dukungan anggaran tersebut diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas permukiman sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.
Pelaksanaan program BSPS di Sumatera Utara dijadwalkan mulai berjalan pada minggu kedua April 2026. Program ini akan menyasar berbagai wilayah, mulai dari perkotaan, perdesaan, hingga daerah terpencil dan kawasan pesisir.
Selain itu, pemerintah juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mengawasi jalannya program. Hal ini penting untuk memastikan bahwa penggunaan anggaran negara benar-benar tepat sasaran dan sesuai ketentuan.
Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan jika menemukan adanya praktik pungutan liar dalam pelaksanaan program. Laporan diharapkan disertai bukti yang jelas, seperti foto atau video, dan disampaikan langsung kepada Kementerian PKP.
Program BSPS sendiri merupakan bentuk bantuan dana dari pemerintah yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memperbaiki atau membangun rumah secara swadaya dengan semangat gotong royong. Program ini juga menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto dengan target pembangunan mencapai 400.000 unit rumah di seluruh Indonesia.
Tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik rumah, program ini juga diharapkan mampu mendorong sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan permukiman yang lebih tertata dan berkelanjutan.
Selain itu, pemerintah juga ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta memperkuat nilai gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
Editor : Siti Patimah, SH