SEMARAPURA, Radar Bali.id – "Indonesia ini seperti tarian Poco-poco!" Kalimat menohok itu meluncur dari bibir Presiden Kelima RI, Megawati Sukarnoputri, menyoroti mentalitas sebagian pejabat di tanah air yang kerap terjebak dalam ego sektoral dan gengsi politik.
Berbicara dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Pengarahan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di kawasan Banjarangkan, Bali pada Rabu (1/4/2026), Megawati menumpahkan kekesalannya terhadap kebiasaan buruk yang membuat pembangunan nasional berjalan di tempat.
Menurut Megawati, banyak program bagus yang sudah dirancang dengan matang oleh pejabat terdahulu langsung mandek atau diabaikan begitu tampuk kepemimpinan berganti. Alasannya klasik: gengsi karena bukan buah pikiran sendiri.
Baca Juga: Cucu Megawati, Diah Safira Prananda, Debut di Dunia Fashion: Angkat Tenun Bali dan Berdayakan UMKM
"Kalau sudah ada yang bagus, ganti orang tidak diteruskan. Malah bilang, itu kan bukan bikinan saya, itu bikinan orang lain. Mundur lagi," cetusnya menyayangkan ketidakajegan tersebut.
Megawati pun mengetuk hati para pejabat masa kini untuk lebih bijak. Meniru hal baik dari masa lalu bukanlah tanda kelemahan.
Sebaliknya, hal itu adalah bukti penghormatan terhadap para pendiri bangsa yang telah meletakkan dasar negara dengan penuh kearifan."Saya lama-lama jengkel sendiri," pungkasnya dengan nada tegas.[*]
Editor : Hari Puspita