Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Suksma Presiden Prabowo, Bali Teken MoU PSEL, Gus Yoga: Solusi Jangka Panjang Atasi Masalah Sampah

Ni Kadek Novi Febriani • Senin, 27 April 2026 | 14:18 WIB
Ketua DPC Gerindra Kota Denpasar Ida Bagus Yoga Adi Putra (Cok Yoga).
Ketua DPC Gerindra Kota Denpasar Ida Bagus Yoga Adi Putra (Gus Yoga).

 

DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Permasalahan sampah di Denpasar akan segera mendapatkan solusinya. 

Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra, mengapresiasi langkah konkret Pemerintah Provinsi Bali dalam merealisasikan proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi jangka panjang persoalan sampah di Bali.

Sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster meneken kerja sama pembangunan PSEL bersama pemerintah pusat di Jakarta pada Selasa (21/4/2026).

Penandatanganan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Gus Yoga menilai kerja sama ini sebagai langkah nyata dalam menjawab persoalan sampah yang semakin kompleks di Bali.

Ia menyebut kehadiran PSEL yang ditargetkan beroperasi pada 2028 akan menjadi solusi strategis dalam pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan.

“Ini langkah konkret yang patut kita apresiasi. PSEL akan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi permasalahan sampah di Bali,” ujarnya saat dihubungi melalui pesan singkat, Rabu (22/4).

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup, timbulan sampah di Bali mencapai sekitar 3.400 ton per hari, namun baru sebagian kecil yang dapat dikelola secara optimal.

Sementara itu, fasilitas PSEL yang akan dibangun di kawasan Denpasar dan Badung diproyeksikan mampu mengolah sekitar 1.000 hingga 1.500 ton sampah per hari, sehingga diharapkan dapat mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) secara signifikan.

Dewan yang juga menjabat Ketua DPC Gerindra Denpasar ini menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat dalam melakukan pemilahan dan pengelolaan sampah dari sumbernya.

“Pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah. Kesadaran masyarakat sangat penting agar sistem ini berjalan optimal,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas dukungan pemerintah pusat dalam percepatan pembangunan PSEL di Bali.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan sampah secara berkelanjutan, sekaligus menjaga Bali sebagai destinasi pariwisata yang bersih dan berdaya saing.

“Dengan adanya PSEL dan dukungan semua pihak, kita optimistis persoalan sampah di Bali bisa teratasi secara bertahap dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Editor : Rosihan Anwar
#solusi sampah denpasar #Gerindra Denpasar #presiden prabowo subianto