Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Kunjungi Pino Bahari, Fraksi Gerindra Denpasar Desak Regulasi Kesejahteraan bagi Mantan Atlet

Ni Kadek Novi Febriani • Kamis, 30 April 2026 | 10:55 WIB
BERI DUKUNGAN: Wakil Ketua I DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra, menjenguk mantan petinju nasional, Pino Bahari, di Mega Boutique Hotel, Bypass Ngurah Rai, Badung, pada Selasa (28/4) pukul 10.30 WITA.
BERI DUKUNGAN: Wakil Ketua I DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra, menjenguk mantan petinju nasional, Pino Bahari, di Mega Boutique Hotel, Bypass Ngurah Rai, Badung, pada Selasa (28/4) pukul 10.30 WITA.

 

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Wakil Ketua I DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra, menjenguk mantan petinju nasional, Pino Bahari, di Mega Boutique Hotel, Bypass Ngurah Rai, Badung, pada Selasa (28/4) pukul 10.30 WITA. 

Kehadiran tokoh yang akrab disapa Gus Yoga ini merupakan bentuk keprihatinan sekaligus dukungan moral terhadap sang legenda tinju yang tengah menjalani masa pemulihan pasca-kecelakaan lalu lintas.

Pino Bahari, peraih medali emas Asian Games 1990 yang pernah mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia, saat ini harus berjuang pulih dari cedera patah tulang rusuk dan engkel kaki kiri. Meski telah menjalani operasi, aktivitasnya masih terbatas akibat pembengkakan kaki.

“Puji Tuhan sudah rawat jalan untuk pemulihannya dan ada jadwal kontrol dan fisioterapi,” ungkap Pino saat menyambut hangat kedatangan Gus Yoga.

Dalam pertemuan tersebut, Gus Yoga yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Gerindra Kota Denpasar, menegaskan bahwa kunjungan ini adalah bentuk penghormatan terhadap jasa atlet nasional.

Ia bahkan memfasilitasi komunikasi langsung antara Pino dengan anggota DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, untuk membahas kondisi serta aspirasi sang atlet. 

"Kunjungan hari ini kita menjenguk sahabat kita, Bang Pino Bahari, seorang atlet nasional yang hari ini sedang ada insiden kecelakaan di Bypass Ngurah Rai,” ujar Gus Yoga.

Di sela kunjungan tersebut, Pino menyampaikan kegelisahannya mengenai nasib para mantan atlet yang sering kali terlupakan di masa tua.

Banyak atlet yang merelakan masa produktifnya demi negara, namun tidak memiliki jaminan kesejahteraan setelah gantung sarung tinju. 

“Ketika kita menjadi atlet nasional, kita mengorbankan masa produktif untuk mempersiapkan diri mencapai prestasi bagi negara. Tapi setelah pensiun, kita kehilangan masa-masa produktif itu,” keluh Pino.

Ia berharap pemerintah segera melahirkan regulasi atau undang-undang yang menjamin masa depan atlet berdasarkan tingkat prestasi mereka, baik di level SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

Menurutnya, jaminan tersebut sangat krusial untuk memacu semangat generasi muda agar tidak ragu berkarier di dunia olahraga. 

“Kita sangat mengharapkan adanya undang-undang yang menjamin masa depan para atlet nasional yang telah mengorbankan masa mudanya,” tambahnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Gus Yoga menyatakan komitmennya untuk mendorong kebijakan yang lebih berpihak pada kesejahteraan atlet.

Ia menekankan pentingnya skema dana pensiun agar para pahlawan olahraga ini tidak hidup dalam kesulitan setelah masa kejayaannya berakhir. 

“Kita harus mendorong adanya dana pensiun untuk atlet-atlet kita, terutama atlet SEA Games, Asian Games, Olimpiade.

Jangan sampai kesejahteraan atlet kita setelah mengharumkan nama bangsa di kancah internasional itu terlupakan,” tandasnya.

Editor : Rosihan Anwar
#Gerindra Denpasar #pino bahari #De Gadjah