Di Gianyar Pemutakhiran Data Pemilu 2029, Catat Kenaikan Pemilih Jadi 403.568 Orang

Ida Bagus Indra Prasetia • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 06:51 WIB
BAHAS PEMUTAKHIRAN DATA: KPU Gianyar saat rapat bersama stakeholder terkait mengenai jumlah pemilih jelang Pemilu 2029.(foto:KPUD Gianyar)
BAHAS PEMUTAKHIRAN DATA: KPU Gianyar saat rapat bersama stakeholder terkait mengenai jumlah pemilih jelang Pemilu 2029.(foto:KPUD Gianyar)

GIANYAR, Radar Bali.id – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUDaerah) Kabupaten Gianyar menggelar Rapat Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2026 pada Rabu (30/9/2026) pukul 09.00 Wita. 

Baca Juga: KPUD Tetapkan 384 Ribu Pemilih di Tabanan, Bawaslu Temukan Data Warga Meninggal

Forum ini digelar sebagai langkah strategis memperkuat akurasi data pemilih menuju Pemilu dan Pemilihan Serentak 2029.

Berdasarkan hasil rekapitulasi Triwulan III Tahun 2026, KPU Gianyar mencatat total pemilih sebanyak 403.568 orang. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan Triwulan II yang tercatat sebanyak 401.626 pemilih.

Kenaikan tersebut terjadi setelah adanya penambahan 4.226 pemilih baru, 2.284 pemilih yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS), serta perbaikan elemen data terhadap 4.421 pemilih.

Ketua KPU Kabupaten Gianyar, I Wayan Mura, menegaskan pemutakhiran data pemilih merupakan proses yang terus berjalan dinamis agar daftar pemilih selalu mencerminkan kondisi riil di lapangan.

”Data pemilih terus bergerak mengikuti dinamika masyarakat. Karena itu, KPU tidak dapat bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan, pertukaran informasi, dan sinergi seluruh pemangku kepentingan hingga tingkat desa agar setiap perubahan data dapat ditindaklanjuti secara akurat,” ujar Mura.

Anggota KPU Kabupaten Gianyar Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Dewa Ngakan Nyoman Suardita, menambahkan bahwa pada triwulan ini pihaknya mencermati 14.622 data turunan yang diterima sejak Jumat (14/8/2026).

Proses verifikasi mencakup berbagai kategori, mulai dari pemilih meninggal dunia, KTP nonaktif, alih status TNI/Polri, Pekerja Migran Indonesia (PMI), pemilih pindah domisili, hingga perbaikan elemen data individu.

”Setiap data yang kami terima tidak serta-merta langsung mengubah daftar pemilih. Data tersebut terlebih dahulu dicermati dan ditindaklanjuti berdasarkan dokumen yang valid. Prinsipnya, kami ingin memastikan data pemilih benar-benar akurat, mutakhir, dan faktual,” jelas Suardita.

Rapat rekapitulasi tersebut juga diwarnai diskusi aktif mengenai penanganan warga meninggal dunia yang masih tercatat, purna tugas TNI/Polri, hingga pendataan PMI di luar negeri.

Jajaran perwakilan DPRD Gianyar, TNI/Polri, Dinas PMD, Dinas Tenaga Kerja, Kesbangpol, serta Bawaslu Kabupaten Gianyar bersepakat memperketat koordinasi pertukaran data secara berkala hingga tingkat desa. [*]

 

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
KPUD Gianyar PDPB bawaslu gianyar pemilu 2029 pemutakhiran data pemilu