Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Jadi Juara Dunia Lari 100 Meter, Zohri Jadi Pelecut Rebut Prestasi

Donny Tabelak • Minggu, 15 Juli 2018 | 01:08 WIB
jadi-juara-dunia-lari-100-meter-zohri-jadi-pelecut-rebut-prestasi
jadi-juara-dunia-lari-100-meter-zohri-jadi-pelecut-rebut-prestasi

DENPASAR - Sejarah yang berhasil dicetak sprinter Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, sebagai juara dunia lari 100 meter putra di Kejuaraan Dunia Atletik U-20 di Tampere, Firlandia, Kamis (12/7) lalu menuai apresiasi positif dari banyak kalangan.


Apresiasi terhadap atlet pelari pelatnas untuk pengganti nomor estafet 4x100 meter pada awal 2018 datang dari Bali.


Menurut Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Bali, I Made Ariandi, medali emas pertama bagi Indonesia di Kejuaraan Dunia Atletik U – 20 membuktikan bahwa atlet Indonesia mampu berbicara di kancah dunia.


"Kemenangan ini sekaligus mematahkah sikap pesimistis banyak orang bahwa atlet Indonesia belum layak di kancah kejuaraan atletik dunia," ujar Ariandi kemarin.


Sebaliknya, prestasi Zohri telah membuktikan bahwa pembinaan berkelanjutan, keseriusan berlatih serta kematangan mental dan disiplin atlet menjadi kunci keberhasilan.


"Tentu harapan kami, kemenangan Zohri ini tidak membuat masyarakat terlena dengan eforia. Lebih penting dari itu mari maknai keberhasilan ini


sebagai pijakan sekaligus cerminan bagi kalangan atlet dan komite olahraga lain dalam mempersiapkan diri di even Asian Games ataupun Olimpiade nanti," harapnya.


Ariandi juga berharap raihan prestasi Zohri bisa menjadi pelecut bagi cabor lain untuk meningkatkan manajemen organisasi dan mempersiapkan atletnya dengan serius.


"Jangan sampai atlet bagus, tapi pengurus KONI juga tidak memiliki kapasitas. Banyak pengurus pensiunan pejabat dan lainnya dan


tidak memiliki kemampuan di olahraga. Ini tentu harus ditinggalkan agar prestasi olahraga kita maju dan melejit,"pintanya. 

Editor : Donny Tabelak
#kejuaraan dunia atletik #juara dunia lari #muhammad zohri