Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bali Dukung Jatim Jadi Tuan Rumah PON 2020 Pendamping Papua

Donny Tabelak • Rabu, 22 Januari 2020 | 19:53 WIB
bali-dukung-jatim-jadi-tuan-rumah-pon-2020-pendamping-papua
bali-dukung-jatim-jadi-tuan-rumah-pon-2020-pendamping-papua

DENPASAR – Di PON XX/2020, Papua, ada setidaknya 11 cabor yang dirasionalisasi oleh PB PON karena tuan rumah yang tidak siap dengan segala infrastruktur.


11 cabor tersebut masih isu saja, tetapi jelas membuat khawatir daerah lain, terutama atlet yang berhasil lolos ke PON tahun ini.


Tapi sekarang beredar kabar jika 11 cabor yang dirasionalisasi tetap akan dipertandingkan, namun bukan di Papua.


Jawa Timur yang disebut-sebut siap untuk menggelar pertandingan untuk 11 cabor tersebut. Hanya saja, opsi Jatim sebagai tuan rumah masih belum pasti meski


hal tersebut mengemuka saat rapat terbatas antara Presiden Joko Widodo, Kemenpora, KONI Pusat, dan Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal.


Yang jelas, Ketum KONI Jatim M. Nabil mengaku jika pihaknya sudah siap untuk menggelar pertandingan untuk 11 cabor tersebut.


Proses agar Jatim menjadi tuan rumah pun masih sangat panjang dan berliku. Salah satu caranya adalah dengan cara melakukan revisi PP Nomor 17 Tahun 2007 tentang tempat penyelenggaraan PON.


Ketum KONI Bali I Ketut Suwandi saat diwawancarai terpisah mengaku sudah tahu mengenai kesiapan Jatim sebagai tuan rumah dari 11 cabor yang akan dipertandingkan di PON Papua.


“Jatim memang menawarkan diri. Apalagi kan ada nomor-nomor potensial mereka disana seperti balap sepeda,” terangnya.


Suwandi juga membenarkan bahwa saat ini masih dalam tahap yang cukup panjang agar Jatim menjadi tuan rumah.


“PP sekarang masih dalam proses dan saya yakin bisa dipertandingkan disana,” terang mantan Ketua KONI Badung tersebut.


Apa yang dilakukan Jatim saat ini baginya adalah langakh yang sangat positif. Sebab selama ini, 11 cabor tersebut seakan tarik ulur apakah dipertandingkan atau tidak.


“Semua cabor dan KONI sudah melakukan banyak hal mulai dari Pra-PON serta hasilnya juga sudah ada. Sudah lama kami mempertanyakan


dasar pencoretan itu apa? Ada cabor Olimpiade juga yang dicoret. Tentu saja ini menjadi angin segar bagi atlet dan pengurus cabor,” tutupnya. 


 


Rencana Venue di Jatim


Surabaya


Dansa


Soft Tennis


Tenis Meja


Bridge


Petanque


Gateball


Woodball


Boling


 


Gresik


Ski Air


 


Pandaan


Golf


 


Malang


Balap Sepeda

Editor : Donny Tabelak
#cabang olahraga #pon papua