DENPASAR – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara semringah dengan ditetapkannya beberapa lapangan di Denpasar dan Gianyar menjadi lokasi pertandingan seri keempat dan kelima Liga 1 2021/2022. Untuk di Denpasar, Stadion Ngurah Rai dan Kompyang Sujana yang menjadi lokasi pertandingan.
Tapi perlu digaris bawahi, Stadion Ngurah Rai bukanlah dikelola oleh Pemkot Denpasar melainkan Pemprov Bali. Hanya Kompyang Sujana yang pengelolaannya menjadi tanggung jawab Pemkot Denpasar.
Tapi itu tak jadi soal. Toh juga sama-sama berada di Denpasar dan bisa saja mendongkrak perekonomian Denpasar. Selain itu untuk Kompyang Sujana bisa jadi sejarah karena untuk pertama kalinya menggelar pertandingan Liga Indonesia di level tertinggi.
Beberapa klub memilih tinggal di Denpasar. Contohnya Persipura Jayapura yang memilih menginap di Kawasan Gatot Subroto Barat. Selain pemain Persib Bandung memboyong motor mereka agar mobilitas lebih mudah lagi selama di Bali.
“Kami bersyukur pertandingan itu bisa digelar di Kota Denpasar dengan Lapangan Kompyang Sujana menjadi tempat pertandingan. Imbasnya adalah pemulihan ekonomi dengan datangnya tim-tim profesional di luar Bali yang akan menetap di Kota Denpasar. Sekaligus mendorong pemulihan pariwisata juga,” ujarnya.
Pihaknya siap mendukung apalagi Stadion Kompyang Sujana yang merupakan aset milik Pemerintah Kota Denpasar ini telah direnovasi oleh Kementerian PUPR dan PT PP Tbk.
“Di dunia olahraga, pemerintah pusat telah membangun Kompyang Sujana menjadi lebih bagus dan lebih representatif. Bagi saya, ini akan menjadi sejarah untuk persepakbolaan Kota Denpasar,” terangnya.
Di samping itu pria yang sempat menjabat sebagai Ketua Askot PSSI Denpasar ini berharap penonton diperbolehkan menonton langsung sehingga ada hiburan bagi warga Denpasar untuk menyaksikan pertandingan di Liga 1 2021/2022. Tapi sayang, kebijakan sudah dibuat.
Stadion Ngurah Rai dan Kompyang Sujana tidak akan dihadiri penonton karena tidak memenuhi persyaratan single seat. Hanya Stadion Kapten I Wayan Dipta saja yang diperbolehkan untuk dihadiri suporter.
Editor : Yoyo Raharyo