NEGARA – Peluang dan harapan Persatuan Sepak bola Jembrana (PS Jembrana) bisa menyabet juara kompetisi liga 3 Nasional pupus.
Pupusnya harapan PS Jembrana ini, setelah tim kesebelasan asal ‘Gumi Makepung’ ini tumbang dalam dua pertandingan grup H di stadion kebon dalem Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Pertandingan pertama PS Jembrana kalah 2 : 0 dari melawan PSKB Bukit Tinggi.
Kemudian pertandingan kedua, Kamis (10/2) sore, PS Jembrana kalah melawan PS Palembang, PS Jembrana dengan skor 2 :1.
Pada pertandingan ketiga, Minggu (13/2), PS Jembrana melawan Persak Kebumen diharapkan meraih kemenangan.
Ketua Askap PSSI Jembrana I Ketut Tulis yang mendampingi PS Jembrana mengikuti pertandingan Liga 3 nasional di Kebumen, menyatakan bahwa para pemain asuhan pelatih Abdul Karim sudah bermain dengan maksimal.
Laskar makepung, secara permainan penguasaan bola di atas 60 persen atas lawannya.
"Dalam dua pertandingan sudah maksimal bermain, tetapi tetap kami evaluasi agar bisa lebih baik lagi," terangnya.
Menurutnya, bertanding di tengah situasi Pandemi Covid-19 dengan aturan protokol kesehatan yang sangat ketat, membuat sejumlah pemain tidak ikut bertanding.
Pasalnya, beberapa pemain yang semestinya bertanding, terpaksa tidak bisa turun kelapangan karena sakit.
Namun dengan sisa kekuatan yang ada, PS Jembrana tetap bisa bermain dengan maksimal.
Pada sisa satu laga terkahir, PS Jembrana masih berharap bisa menangkan pertandingan. Lokasi pertandingan terakhir, akan dipindah di stadion Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
"Pertandingan terakhir nanti, PS Jembrana akan berusaha maksimal untuk meraih kemenangan," tegasnya.
Menurutnya, meski kalah dalam dua pertandingan, PS Jembrana mendapat apresiasi dari pantia dan aparat keamanan karena bermain sportif.
Editor : Didik Dwi Pratono