Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bali United Kalah Beruntun, Banjir Kritikan dari Suporter

Donny Tabelak • Rabu, 1 Februari 2023 | 08:00 WIB
Pelatih Bali United Stefano Cugurra alias Teco (foto:dok. radar bali)
Pelatih Bali United Stefano Cugurra alias Teco (foto:dok. radar bali)
LEGIAN– Bursa transfer putaran kedua Liga 1 2022/2023 resmi ditutup. Hal ini lantaran PT. Liga Indonesia Baru (LIB) memberi batas waktu hingga Selasa (31/1/2022) untuk mendaftarkan pemain baru.

Sejak jendela transfer dibuka, Bali United mendatangkan sejumlah pemain. Di antaranya kiper Gerri Mandagi, gelandang Sandi Sute, bek tengah Ryuji Utomo, bek tengah asing Wellington Carvalho dan bek tengah Bali United Youth yang dipromosikan ke tim senior, Kadek Arel.

Dari lima pemain yang didatangkan, baru tiga pemain yang diturunkan dalam putaran kedua musim ini. Mereka ialah Wellington Carvalho, Ryuji Utomo dan Sandi Sute. Sedangkan Gerri Mandagi dan Kadek Arel masih menjadi penonton dari bangku cadangan.

Kedatangan para pemain baru ini belum memiliki dampak yang positif. Hal ini dapat dilihat dari hasil pertandingan Bali United yang belum meraih kemenangan di putaran kedua ini. Skuad Serdadu Tridatu hanya memperoleh hasil imbang melawan RANS Nusantara FC dan PSM Makassar dan kalah dramatis dari Persija Jakarta.

Hujan kritikan pun muncul dari supporter dan warganet. Mereka menilai, pelatih Bali United, Stefano “Teco” Cugurra hobi mempertahankan dan mendatangkan pemain yang berumur. “Tim bapak-bapak,” kata salah satu warganet di sosial media.

Namun hal ini pun ditanggapi santai oleh Coach Teco. Padahal, kumandang Teco out pun masih kerap didengar di media sosial. Hal ini tak lepas dari hasil minor yang didapatkan Bali United dalam tiga pertandingan terakhirnya. “Kritik biasa terjadi di sepak bola waktu tim kalah. Biasa kritik pelatih,” kata Coach Teco.

Begitu juga dalam permainan. Dimana kinerja gelandang bertahan juga menjadi sorotan. Beberapa kali lini tengah kesulitan mengimbangi lawan setelah memasuki menit ke 65. Melihat hal ini, Teco mengatakan konsentrasi saat mengawal musuh juga memang menjadi evaluasi. “Kita seharusnya marking lebih bagus,” ujarnya.

Lalu apa rencana ke depan untuk Bali United saat ini? “Kita kerja keras di latihan buat punya persiapan bagus lawan Barito,” jawabnya.

Dalam laga selanjutnya, Bali United akan menghadapi Barito Putera pada Minggu (5/2/2023). Latihan keras pun rutin dilakukan untuk mencapai target yang maksimal di musim ini. (ara) Editor : Donny Tabelak
#RANS Nusantara FC #liga 1 #Liga Indonesia Baru #bali united