Ketua panitia pelatihan I Made Erawan menjelaskan, pelatihan itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelatih sendiri. Dimana ke depannya diharapkan pelatih dari setiap cabang olah raga mampu menyusun program latihan dengan baik dan juga mampu melakukan pengukuran pelatihan dengan benar.” Pelatihan ini akan berlangsung selama 2 hari hingga besok tanggal 12 Mei,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum KONI Gianyar, Dewa Gede Alit Mudiarta mengatakan langkah tersebut merupakan suatu upaya KONI Gianyar dalam meningkatkan prestasi keolahragaan di Kabupaten Gianyar.
“Setelah Porprov kemarin kita evaluasi dan apa yang harus kita lakukan untuk meningkatkan prestasi keolahragaan. Setelah kita berbincang dengan cabor atau pelatih, ini kita buat agar kita punya dasar atau pedoman dalam menyusun program pelatihan bagi atlet dan tes pengukuran,” bebernya.
Dijelaskannya bahwa mengingat ke depannya KONI Gianyar akan mengirimkan atlet-atlet yang potensial untuk turun di berbagai pertandingan terutama Porprov, sehingga kualitas pelatih juga perlu diupgrade.
Dewa Alit juga menghimbau agar para Cabor lebih aktif masuk ke sekolah-sekolah untuk memperkenalkan cabang olahraga dan melakukan pembinaan untuk menjaring dan menciptakan atlet yang berkualitas.
Disamping pembinaan, Dewa Alit juga menekankan transparansi dalam penggunaan anggaran agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.
“Jadi saya selaku ketum tidak memegang uang kas KONI, semua sudah kita masukkan ke rekening cabor silahkan bisa dicek. Pergunakanlah dengan baik serta pertanggungjawabkan dengan baik. Karena kita menggunakan APBD melalui hibah yang penggunaannya diawasi inspektorat ataupun BPK dan BPKP,” tandasnya.
Untuk menghindari kesalahan pengelolaan keuangan, Dewa Alit juga mencanangkan program pelatihan administrasi keuangan. “Kita juga akan berikan pelatihan administrasi keuangan dari BPKAD dan Inspektorat," pungkasnya. Editor : Donny Tabelak