DENPASAR - I Made Pandu Wirata adalah mantan pesepakbola Denpasar. Dia dulu memperkuat Perseden (Persatuan Sepak Bola Indonesia Denpasar). Kini ia sibuk menjaga Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara. Pandu-sapaanya- sempat menjadi Kapten Perseden. Ia menyukai sepak bola sejak duduk di bangku SD. Ia berapa kali menjajal sejumlah kompetisi.
Tahun 2010 ia ikut Piala Soeratin, sebuah liga remaja U-18. Saat itu Perseden meraih juara III nasional. Kemudian ikut di Porprov 2011 Jembrana berhasil mempersembahkan perak untuk Denpasar. Selanjutnya di Porprov Denpasar 2013 dan 2015 berhasil meraih emas. "Setelah itu lanjut ikut PON 2016 di Jawa Barat," ungkap pria yang bekerja sebagai protokol di Prokopim (Protokol Komunikasi Pimpinan) Kota Denpasar ini.
Pandu di Perseden ikut dari divisi 2 dan lolos hingga divisi utama Liga Indonesia. Prestasi terakhirnya dan membanggakan, ia pernah membawa Laskar Catur Muka -julukan Perseden- juara Liga Nusantara tahun 2016. "Masih banyak tapi saya lupa," ujarnya sembari tertawa.
Kini, Pandu tidak pernah lagi merumput karena sibuk bekerja dan menjaga keluarga. Ia pensiun sebagai pemain sepak bola sejak 2016 lalu. Pria yang berusia 30 tahun ini belum ada rencana menjadi pelatih maupun bermain lagi. Karena kesibukan sebagai ajudan ia hanya sempat olahraga kecil. "Sekarang untuk melatih belum ada rencana karena kesibukan kerja juga. Ya, hanya olahraga ringan-ringan saja," pungkasnya. (*)
Editor : Donny Tabelak