Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Persikabo 1973 Butuh Adaptasi Cuaca Selama Jadi Tuan Rumah di Bali, Laga Bisa tanpa Penonton

I Wayan Widyantara • Kamis, 22 Februari 2024 | 14:15 WIB
BUTUH ADAPTASI: Sejumlah pemain Persikabo 1973 tampak melakukan latihan di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar karena memilih homebase Bali untuk menjamu tim tamu.
BUTUH ADAPTASI: Sejumlah pemain Persikabo 1973 tampak melakukan latihan di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar karena memilih homebase Bali untuk menjamu tim tamu.

GIANYAR, radarbali.id - BRI Liga 1 musim 2023/2024 akan dimulai pekan ini. Persija Jakarta akan menjamu Madura United FC (22/2/2024) malam hari ini dan Dewa United FC (2/3/2024) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Sementara Persikabo 1973 harus menyelesaikan 5 pekan kandang di Liga 1 musim ini yang akan berlangsung di Bali.

Persikabo sendiri juga akan bertanding sore hari ini di Dipta dengan menghadapi Borneo FC Samarinda.

Pelatih Persikabo, Aji Susanto sendiri mengaku tak ada tantangan berlebih saat mulai berkadang di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

“Kandang kami (Stadion Pakansari Bogor) tidak bisa dipakai karena sedang ada renovasi. Tentunya kami harus pindah homebase. Tapi menurut saya, tidak terlalu bermasalah. Hanya saja kini memang kami perlu beradaptasi dengan cuaca di sini karena memang cuaca di sini beda dengan cuaca di tempat kami,” ujarnya kemarin.

Skuad Persikabo 1973 sendiri sudah satu minggu berada di Bali untuk beradaptasi.

“Mudah-mudahan saja pemain bisa enjoy berada di Bali dan bisa memaksimalkan di setipa pertandingan. Karena saya sudah sampaikan kepada seluruh pemain, bahwa sepuluh pertandingan (sisa laga Liga 1) ini adalah final karena posisi kami di klasemen yang kurang baik sampai saat ini,” tuturnya.

Apakah sudah siap jika nantinya akan sepi penonton?

“Kami juga sudah terbiasa tanpa adanya suporter. Jadi, memang lebih baik ada suporter, tetapi jika tidak ada suporter pun, saya ingatkan kepada seluruh pemain bahwa sepak bola ini adalah kehidupannya mereka. Jadi ada penonton, tidak ada penonton, mereka harus tampil maksimal,”pungkasnya.***

 

Editor : M.Ridwan
#Persikabo 1973 #laga kandang #persija jakarta #Stadion Dipta Gianyar