Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

PSSI Cabut Regulasi Wajib Pakai Pemain U-23 di Liga 1, Begini Tanggapan Teco

Ni Kadek Novi Febriani • Senin, 4 Maret 2024 | 02:20 WIB
TETAP PAKAI PEMAIN MUDA : Pelatih kepala Bali United, Stefano “Teco” Cugurra tak pandang usia soal pemain berkualitas. (Foto: Miftahuddin Halim/Radar Bali)
TETAP PAKAI PEMAIN MUDA : Pelatih kepala Bali United, Stefano “Teco” Cugurra tak pandang usia soal pemain berkualitas. (Foto: Miftahuddin Halim/Radar Bali)

DENPASARRadar Bali.id-  Pelatih kepala Bali United, Stefano “Teco” Cugurra , menolak keras penghapusan salau satu aturan mengenai pemain muda. Yakni untuk pemain U-23, yang menjadi  salah satu poin dalam Regulasi BRI Liga 1 2023/24.

Amandemen tersebut terjadi setelah PSSI mengeluarkan surat PSSI Nomor:spo 824/UDN/536/II-2024 kepada operator kompetisi, PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait penghapusan pasal 22 ayat (3) Regulasi Kompetisi BRI Liga 1 2023/24.

Isi dalam pasal tersebut mewajibkan setiap klub kontestan Liga 1 musim ini untuk memainkan minimal satu pemain U23 Warga Negara Indonesia (WNI) dalam starting XI minimal 45 menit.

Kebijakan itu  mulai berlaku pada pekan ke-27 hingga pekan ke-34 dan termasuk di babak Championship Series atau sampai pelaksanaan kompetisi Liga 1 musim ini berakhir.

“Saya tidak setuju karena saya pikir regulasi sudah dari awal. slsemua tim pelatih pasti memikirkan kerangka tim sesuai dengan regulasi yang sudah disepakati di awal. Salah satunya adalah ada beberapa pemain U23 dalam tim untuk musim ini,” ungkap pelatih asal Brasil ini.  

Ia mempertanyakan alasan mengapa poin dalam aturan itu harus dihapuskan.  Jika sudah  diputuskan sehingga  berlaku di sisa musim kompetisi, maka seluruh pemain dalam tim harus bersaing secara sehat untuk mendapatkan tempat di skuad utama.

Teco memang kerap dikritik karena sering memainkan pemain senior di beberapa musim terakhir dibandingkan pemain muda. Sehingga pada musim ini ada tantangan tersendiri untuk membuktikan dirinya juga memperhatikan pemain muda melalui regulasi memainkan pemain U23 di musim ini.

“Saya sebagai pelatih terkadang dikritik banyak orang karena tidak suka dengan pemain muda. Tapi saya luruskan bila saya suka pemain yang bagus. Baik itu pemain muda atau pun pemain senior,” jelas coach Teco.

Ia mengakui bahwa kadang-kadang memasang Kadek Arel sampai waktu penuh di pertandingan. Selain itu juga kadang Kadek Arel dan Rahmat Arjuna bermain bersama dalam tim.

Meski pada akhirnya pekan 27 nanti perihal poin yang menyatakan pemain U23 harus dimainkan selama 45 menit itu dihapuskan, Coach Teco memastikan akan bersifat adil kepada semua pemain.

Baca Juga: Bali United Incar Kemenangan Perdana di Tahun 2024, Terlena Bisa Terlempar dari Zona Juara

“Saat ini menurut saya tidak perlu melihat regulasi soal pemain U23 ini tetapi fokus di latihan dan saya akan fair memilih pemain yang siap dan bagus untuk membantu tim tanpa membeda-bedakan untuk bisa punya hasil bagus secara bersama,” terangnya.

Beberapa pemain U23 yang berhasil diorbitkan Coach Teco musim ini antara lain Made Tito Wiratama,  Kadek Arel Priyatna, Rahmat Arjuna hingga Gede Sunu yang baru menorehkan gol debutnya untuk Bali United.

Gede Sunu yang termasuk kategori pemain U23 juga tidak ambil pusing soal penghapusan poin pemain U23 tersebut di sisa pertandingan kompetisi Liga 1 musim ini.

“Menurut saya ini menjadi tantangan yang bagus buat saya dan pemain muda lainnya untuk meningkatkan kualitas diri sendiri di dalam tim. Kami juga banyak belajar dari para senior agar semakin matang ketika diturunkan oleh pelatih di lapangan,” tandas Gede Sunu. [*]

Editor : Hari Puspita
#liga 1 #pemain u-23 #bali united #stefano 'teco' cugurra #teco