RADAR BALI - Peta persaingan di klasemen Liga 2 musim 2025/2026, khususnya di Grup B (Timur), kini memasuki fase krusial.
Pada Minggu (29/3/2026) sore, Stadion 17 Mei Banjarmasin akan menjadi saksi perjuangan Barito Putera saat menjamu tamunya, Persiku Kudus.
Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan pertarungan harga diri bagi Laskar Antasari untuk terus menempel ketat posisi puncak.
Dominasi Head-to-Head Laskar Antasari
Jika menilik catatan sejarah pertemuan kedua tim, Barito Putera memang jauh lebih diunggulkan.
Dalam dua perjumpaan sebelumnya, tim asuhan Stefano Cugurra ini selalu berhasil menyapu bersih kemenangan.
Pada putaran pertama di Stadion Wergu Wetan, Barito menang meyakinkan 2-0.
Ketangguhan mereka berlanjut di Banjarmasin dengan kemenangan tipis 1-0, meski laga tersebut sempat diwarnai tensi tinggi hingga berujung kartu merah bagi Rizky Pora dan striker lawan.
Namun, laga kali ini diprediksi akan berjalan lebih alot. Persiku Kudus datang dengan misi besar untuk menjauh dari zona degradasi.
Berada di peringkat ketujuh dengan koleksi 22 poin, tim berjuluk Macan Muria ini sangat membutuhkan hasil positif demi menjaga jarak aman dari papan bawah klasemen.
Ancaman Igor Henrique dan Absennya Coach Teco
Satu hal yang wajib diwaspadai lini pertahanan Barito adalah ketajaman Igor Henrique.
Bomber andalan Persiku ini tampil sangat impresif sepanjang musim dengan raihan 18 gol.
Catatan fantastis tersebut bahkan melampaui koleksi gol milik penyerang tajam PSS Sleman, Tocantins, yang sejauh ini mengemas 15 gol.
Di sisi lain, Barito Putera harus tampil tanpa didampingi pelatih kepala Stefano Cugurra atau Coach Teco di pinggir lapangan akibat akumulasi kartu kuning.
Kendati demikian, Asisten Pelatih Isnan Ali memastikan timnya dalam kondisi siap tempur.
Begitu pula dengan sang kapten, Rizky Pora, yang bertekad mengamankan tiga poin di kandang sendiri.
Perlombaan Menuju Puncak Klasemen Liga 2
Saat ini, Barito Putera tertahan di peringkat ketiga dengan torehan 41 poin.
Kemenangan atas Persiku menjadi harga mati jika mereka ingin terus memberikan tekanan kepada PSS Sleman yang saat ini masih menguasai tahta klasemen Grup B dengan 45 poin.
Persaingan semakin sengit karena pada Minggu malam, PSS Sleman dijadwalkan menghadapi Kendal Tornado FC, tim yang hanya terpaut satu angka di bawah Barito.
Jika tim berjuluk Super Elja tersebut tergelincir, posisi puncak akan menjadi rebutan panas antara Barito Putera, Kendal Tornado, hingga Persipura Jayapura yang mengintai dari peringkat keempat.***
Editor : Ibnu Yunianto