RADAR BALI - Perebutan posisi teratas Grup B Liga Championship 2025/2026 semakin memanas. PSS Sleman dijadwalkan bertandang ke markas Kendal Tornado FC di Stadion Sriwedari, Solo, pada Minggu malam (29/3/2026).
Laga pekan ke-22 ini diprediksi berlangsung intens karena ambisi besar kedua tim untuk melaju ke kasta tertinggi musim depan.
Laskar Sembada saat ini memimpin klasemen dengan raihan 45 poin, unggul lima angka dari Kendal Tornado FC yang berada di posisi keempat.
Kemenangan menjadi harga mati bagi PSS Sleman untuk menjaga jarak aman, terutama setelah para pesaing di bawahnya mulai memberikan tekanan hebat.
Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis mengaku menginstruksikan timnya fokus penuh sejak menit awal dan tidak meremehkan lawan.
"Apa pun ceritanya, ketika kami tidak perform, tim lain di bawah akan menggantikan posisi kami. Jadi, semua pemain harus punya rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap pertandingan," ujar Pelatih Ansyari Lubis.
Tantangan teknis muncul dengan absennya Frederic Injai di sektor tengah. Namun, Pelatih Ansyari Lubis memastikan telah menyiapkan pengganti yang diproyeksikan mampu menjaga kedalaman tim.
Bek senior PSS Sleman Fachruddin Aryanto juga memastikan mental skuat dalam kondisi siap tempur setelah masa libur Lebaran.
Persipura Mengancam di Posisi Kedua
Tekanan bagi PSS Sleman semakin nyata setelah Persipura Jayapura tampil perkasa saat menjamu Deltras FC.
Bertanding di Stadion Lukas Enembe, Sabtu (28/3/2026), tim berjuluk Mutiara Hitam tersebut menang telak 3-0 melalui gol Jeam Kelly Sroyer, Gunansar Mandowen, dan Victor Mansaray.
Kemenangan ini membawa Persipura naik ke posisi kedua dengan 43 poin, hanya terpaut dua angka dari PSS Sleman. Pelatih Persipura Jayapura Rahmad Darmawan mendedikasikan hasil ini untuk masyarakat Papua sekaligus menjaga asa menuju Super League.
"Kemenangan ini untuk semua suporter dan masyarakat Papua. Secara keseluruhan memang hari ini ada beberapa perubahan dalam skema main yang berjalan efektif," kata Pelatih Rahmad Darmawan.
Barito Putera Tertahan di Kandang
Di pertandingan lain yang berlangsung Minggu sore, PS Barito Putera gagal memanfaatkan status tuan rumah untuk menempel posisi puncak. Menghadapi Persiku Kudus di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Laskar Antasari hanya mampu bermain imbang 1-1.
Sempat unggul melalui gol kapten Barito Putera Rizky Pora pada menit ke-72, kemenangan di depan mata sirna setelah bek Barito Putera Renan Alves melakukan gol bunuh diri pada masa injury time (90+5'). Hasil ini membuat Barito Putera tertahan di peringkat ketiga dan gagal menggeser Persipura.
Situasi di klasemen Grup B kini memberikan keuntungan bagi PSS Sleman. Jika berhasil mengalahkan Kendal Tornado FC malam ini, mereka akan memperlebar jarak menjadi lima poin dari kejaran Persipura Jayapura.***
Editor : Ibnu Yunianto