RADAR BALI – Menjelang berakhirnya kompetisi Super League 2025/26, Persib Bandung mulai memanaskan mesin pasca-libur Lebaran.
Tim asuhan Bojan Hodak ini dihadapkan pada jadwal padat dengan sembilan pertandingan tersisa yang menentukan posisi mereka di klasemen.
Meski akan menghadapi laga tandang krusial melawan Persija Jakarta dan Bhayangkara FC dalam waktu dekat, skuad Pangeran Biru memilih untuk tidak melompati momentum.
Strategi "Game by Game" ala Jupe
Bek Persib Bandung Achmad Jufriyanto menekankan pentingnya menjaga fokus pada lawan terdekat.
Pemain yang akrab disapa Jupe ini mengingatkan rekan-rekannya agar tidak terdistraksi oleh deretan jadwal berat di depan mata. Saat ini, fokus utama tim adalah lawatan ke markas Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim pada Minggu, 5 April 2026.
"Tetap fokusnya game by game. Kita kemarin sempat break Lebaran, terus kita sekarang di minggu pertama persiapan lebih ke fisikal. Nanti mungkin minggu depan kita sudah mulai masuk ke taktik," ujar pemilik nomor punggung 16 tersebut.
Bagi Jupe, memikirkan laga kontra PSM Makassar, Persija Jakarta, Dewa United, hingga Bhayangkara FC saat ini dianggap terlalu dini. Ia menilai konsentrasi penuh pada pertandingan pekan ke-26 adalah kunci agar tim tidak kehilangan poin penting.
"Sembilan pertandingan kita harus menangkan. Cuma yang terdekat lawan Semen Padang itu yang harus kita fokusin. Jangan sampai kita lupa sama lawan yang terdekat," tegasnya.
Head-to-Head dan Performa Terakhir
Secara catatan pertemuan, Persib Bandung memiliki modal positif saat bertamu ke Padang. Pada pertemuan terakhir di Stadion Haji Agus Salim (10/03/2025), Maung Bandung sukses membungkam tuan rumah dengan skor telak 4-1.
Meski begitu, sejarah mencatat bahwa Semen Padang kerap menyulitkan Persib Bandung, di mana dalam lima pertemuan terakhir di berbagai ajang, tiga di antaranya berakhir dengan hasil imbang, termasuk skor 1-1 saat bermain di Bandung pada November 2024.
Menjelang laga ini, Persib Bandung membawa tren cukup stabil dengan mengemas satu kemenangan dan tiga hasil imbang dari lima laga terakhirnya, termasuk kemenangan meyakinkan 3-0 atas Persik Kediri dan hasil imbang 1-1 kontra Borneo FC di pertengahan Maret 2026.
Maung Bandung saat ini masih kokoh berada di papan atas klasemen, berambisi mempertahankan tren positif demi menjaga jarak dari para pesaing terdekatnya.
Di sisi lain, Semen Padang FC tengah berjuang keluar dari zona bawah meski menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Dalam lima pertandingan terakhirnya, tim berjuluk Kabau Sirah ini berhasil memetik kemenangan krusial 2-0 atas PSBS Biak dan menahan imbang PSIM Yogyakarta tanpa gol.
Bermain di hadapan publik sendiri di Stadion Haji Agus Salim, Semen Padang diprediksi akan tampil habis-habisan untuk mencuri poin demi memperbaiki posisi mereka di klasemen Super League musim ini.
Genjot Fisik demi Sembilan Laga Sisa
Senada dengan Jupe, Bek Persib Bandung Dion Markx menilai kondisi kebugaran pemain terus meningkat secara signifikan sejak kembali berlatih pada 25 Maret 2026.
Markx mengungkapkan bahwa selama masa libur, seluruh pemain tetap disiplin menjalankan program latihan mandiri yang disusun oleh Pelatih Fisik Miro Petric.
Memasuki pekan ini, intensitas latihan diakui berada pada level tertinggi. Hal ini dilakukan sengaja untuk mempersiapkan tubuh para pemain menghadapi jadwal kompetisi yang sangat mepet.
"Sekarang, pelatih fisik seolah ingin 'membunuh' kami dalam latihan karena kami akan menjalani sembilan pertandingan dalam waktu singkat. Kami harus kembali bugar sepenuhnya," ungkap Markx.
Meskipun menu latihan terasa sangat berat dan menguras tenaga, Markx optimis bahwa fondasi fisik yang kuat akan menjadi modal utama Persib Bandung untuk bersaing secara konsisten hingga akhir musim.
"Menurut saya tipe latihan hari ini sangat berat bagi siapa pun. Tapi saya rasa semua pemain bisa melaluinya. Ini merupakan persiapan yang sangat bagus untuk sembilan laga sisa," pungkasnya.***
Editor : Ibnu Yunianto