RADAR BALI – Persebaya bertekad kembali ke jalur kemenangan saat menjamu Persita Tangerang pada pekan ke-26 BRI Liga 1 2025/2026, Sabtu malam (4/4) di Stadion Gelora Bung Tomo.
Laga ini menjadi ujian berat bagi tuan rumah yang tengah berupaya bangkit di tengah krisis kebugaran pemain, terutama di sektor vital.
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengakui bahwa situasi timnya saat ini jauh dari kata sempurna. Fokus utama staf pelatih dalam sepekan terakhir adalah memantau perkembangan medis para pemain.
"Terkait kondisi pemain, situasinya memang belum sepenuhnya ideal. Kami masih memiliki beberapa pemain yang mengalami cedera, bahkan ada yang baru kembali mengikuti latihan hari ini," ujar pelatih asal Portugal tersebut seperti dikutip laman resmi klub.
Berikut daftar pilar Persebaya yang absen atau diragukan tampil:
Muhammad Hidayat: Absen panjang akibat masalah lutut.
Ernando Ari Sutaryadi: Kiper utama dalam tahap pemulihan cedera bahu; posisi akan diisi oleh Andhika Ramadhani.
Malik Risaldi: Menjalani perawatan intensif akibat cedera kaki.
Risto Mitrevski: Bek tengah andalan ini terpaksa menepi, membuat jantung pertahanan menjadi keropos.
Gustavo Fernandes: Terus bergelut dengan masalah kebugaran.
Arief Catur Pamungkas: Meski sudah pulih 80%, ia baru diproyeksikan kembali secara bertahap.
Tavares menilai badai cedera ini menurunkan level kompetitif di dalam tim. "Sangat penting bagi pemain untuk merasa posisinya terancam jika tidak memberikan 200 %," tegas mantan Pelatih PSM Makassar tersebut.
Peluang Debut Bruno Paraiba di GBT
Di tengah krisis pemain, secercah harapan muncul dari legiun asing asal Brasil, Bruno Paraiba. Pertandingan melawan Persita ini akan menjadi momen spesial bagi pemain berusia 32 tahun tersebut, karena ia dijadwalkan melakoni debutnya merumput di hadapan publik sendiri di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
Meski sebelumnya sudah mencatatkan dua penampilan dan satu gol saat laga tandang melawan PSIM Yogyakarta dan Borneo FC, striker yang baru didatangkan pertengahan musim tersebut menepi selama enam pertandingan akibat cedera.
Kini, ia mengaku sangat antusias menyapa Bonek dan Bonita secara langsung di lapangan. "Saya merasa lebih sehat. Saya sedang berusaha mencapai kondisi terbaik. Saya siap bermain dan membantu tim semaksimal mungkin di stadion ini," ujar Bruno Paraiba.
Namun, Pelatih Bernardo Tavares tetap bersikap konservatif dan enggan berjudi dengan kondisi fisik sang pemain yang belum 100%.
"Kami perlu berhati-hati. Saat ini dia membaik, tapi kami harus mengikuti prosedur medis agar dia pulih total dan tidak cedera lagi," jelas Tavares mengenai kemungkinan Bruno turun sebagai starter.
Persita Datang dengan Kepercayaan Diri
Di sisi lain, Pelatih Persita Carlos Pena memprediksi pertandingan akan berlangsung ketat. Persita datang dengan modal positif dan kepercayaan diri tinggi setelah jeda kompetisi selama satu bulan.
"Persebaya tetap tim kuat dengan kualitas pemain yang merata dan dukungan penuh suporter. Namun, kami sedang menjalani musim yang sangat baik dan besok kami akan berjuang seperti biasanya," ujar Carlos Pena.
Kiper Persita Igor Rodrigues juga menegaskan kesiapan mental timnya. Ia mengungkapkan bahwa jeda waktu telah dimanfaatkan untuk mematangkan strategi demi meredam agresivitas tuan rumah.
"Pertandingan nanti adalah laga yang telah kita persiapkan. Kami tak sabar untuk bisa kembali bermain lagi. Kondisi fisik dan mental kami saat ini berada dalam level optimal untuk mencuri poin," tegas Igor Rodrigues.
Misi Memperbaiki Posisi Klasemen
Secara statistik, Persebaya sebenarnya unggul atas Persita dengan enam kemenangan dari sembilan pertemuan terakhir. Namun, kekalahan telak dari Borneo FC 5-1 pada laga sebelumnya menjadi beban mental yang harus segera diatasi.
Saat ini, Persita Tangerang berada di peringkat kelima dengan raihan 41 poin, hanya terpaut dua angka dari Persebaya yang membayangi di posisi ketujuh.
Bila berhasil menang di Gelora GBT, Bajol Ijo berpeluang naik dua peringkat langsung ke posisi 5 menempel Malut United dan melampaui Bhayangkara FC dan Persita.
Tavares menekankan bahwa dukungan Bonek dan Bonita di stadion akan menjadi suntikan energi tambahan yang sangat krusial.
"Jika ingin menang, kami harus menunjukkannya di lapangan. Kami harus bermain dengan keinginan yang lebih besar untuk menang dibandingkan tim lawan," pungkasnya.***
Editor : Ibnu Yunianto