RADAR BALI - PSM Makassar dan Persis Solo dijadwalkan menjalani pertandingan krusial pada pekan ke-26 Super League 2025/2026.
Duel dua tim legendaris di kancah sepak bola nasional ini akan berlangsung di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sabtu (4/4/2026) pukul 16.30 Wita.
Kemenangan menjadi harga mati bagi kedua tim yang saat ini masih tertahan di papan bawah klasemen sementara guna menjauhi zona degradasi.
Saat ini, PSM Makassar bertengger di peringkat 13 dengan 24 poin, sementara Persis Solo menempati urutan 15 dengan 20 poin. Kekalahan dari PSM berpotensi menyebabkan Persis kembali masuk zona degradasi. Sedangkan kekalahan dari Persis menyebabkan
Meski bermain di kandang, Juku Eja dihantui tren negatif setelah hanya meraih satu poin dari enam pertandingan terakhir. Sebaliknya, Laskar Sambernyawa datang dengan kepercayaan diri tinggi berkat catatan tak terkalahkan di enam laga terakhir.
Evaluasi Mentalitas Juku Eja
Masalah mentalitas pemain ditengarai menjadi kendala nonteknis utama yang mengganggu performa PSM Makassar. Etos kerja tinggi yang ditunjukkan selama latihan seringkali tidak muncul saat pertandingan resmi.
Hal ini diakui oleh asisten pelatih PSM Makassar Ahmad Amiruddin yang telah melakukan evaluasi mendalam, baik dari sisi teknis maupun nonteknis.
"Hari demi hari para pemain kembali menunjukkan mentalitas yang bagus. Mudah-mudahan apa yang kami lihat selama latihan bisa diaplikasi di pertandingan," ujar Ahmad Amiruddin dalam keterangan pra pertandingan.
Selain masalah mental, PSM Makassar juga menghadapi tekanan untuk mengakhiri puasa kemenangan di kandang sendiri. Terakhir kali Pasukan Ramang meraih poin penuh di Stadion BJ Habibie adalah saat menggilas PSBS Biak 5-0 pada November 2025.
Gelandang PSM Makassar Savio Roberto menekankan pentingnya kepercayaan diri dan disiplin menjalankan instruksi pelatih guna memutus rantai hasil buruk tersebut.
Tantangan Kebugaran Laskar Sambernyawa
Di kubu lawan, Persis Solo juga menghadapi kendala nonteknis menjelang keberangkatan ke Sulawesi. Pelatih Persis Solo Milomir Seslija mengungkapkan bahwa beberapa pemainnya dalam kondisi kurang bugar.
Bek asing Luka Dumancic diragukan tampil akibat masalah kesehatan yang tidak terduga. "Kondisi pemain bagus, tetapi sepertinya Luka Dumancic sedang mengalami masalah kebugaran karena kemungkinan keracunan makanan ditambah cuaca yang membuat kondisinya kurang baik," ungkap Coach Milo.
Meskipun dihantui masalah kebugaran pemain, Persis Solo tidak memiliki pilihan selain tampil maksimal. Dengan raihan 20 poin, posisi mereka belum aman karena hanya terpaut selisih gol dari penghuni zona merah lainnya seperti Madura United dan Semen Padang FC.
Lengah sedikit saja dapat membuat anak asuh pelatih Milomir Seslija kembali terperosok ke zona degradasi di sisa sembilan pertandingan musim ini.***
Editor : Ibnu Yunianto