Tanpa Emaxwell Souza, Persija Jakarta Bakal Ofensif di Kandang Bhayangkara FC

Dhian Harnia Patrawati • Dipublikasikan Minggu, 5 April 2026 | 08:01 WIB
Bek Persija Jakarta Rizky Ridho optimistis menangguk tiga poin atas Bhayangkara FC meski memprediksi The Guardians akan memberikan perlawanan sengit untuk mempertahankan tren lima kemenangan beruntun. (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
Bek Persija Jakarta Rizky Ridho optimistis menangguk tiga poin atas Bhayangkara FC meski memprediksi The Guardians akan memberikan perlawanan sengit untuk mempertahankan tren lima kemenangan beruntun. (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)

 

RADAR BALI - Persija Jakarta mengusung misi besar untuk kembali ke jalur kemenangan pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/26.

Macan Kemayoran dijadwalkan menantang Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Minggu (5/4) pukul 15.30 WIB.

Ambisi meraih tiga poin menjadi harga mati bagi skuad asuhan pelatih Mauricio Souza demi menjaga persaingan di papan atas klasemen.

Saat ini, Persija tertahan di peringkat ketiga dengan 52 poin, terpaut dua angka dari Borneo FC Samarinda di posisi kedua dan enam angka dari pemuncak klasemen, Persib Bandung.

Konsistensi di Sembilan Laga Sisa

Menjelang pertandingan, pelatih Mauricio Souza menekankan bahwa sisa sembilan laga musim ini adalah momentum krusial. Ia meminta anak asuhnya bekerja keras dan tidak hanya menunggu kesalahan lawan untuk mencuri poin.

"Kami percaya bahwa kompetisi ini masih sepenuhnya terbuka. Ini adalah kompetisi yang sangat sulit, apa pun bisa terjadi, tetapi kami perlu menjalankan peran kami," tegas Mauricio.

Nada optimisme serupa disampaikan Kapten Persija Rizky Ridho. Ia menyatakan bahwa seluruh elemen tim telah berdiskusi untuk menjaga fokus dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya.

"Kami harus fokus game by game saja. Di setiap pertandingan berusaha memberikan yang terbaik sesuai instruksi pelatih. Insyaallah masih sesuai dengan apa yang kita inginkan," ujar Ridho.

DNA Menyerang Tanpa Emaxwell Souza

Persija dipastikan tampil pincang tanpa mesin gol utama mereka, Emaxwell Souza. Pemain yang telah mengoleksi 14 gol tersebut harus absen akibat akumulasi kartu kuning.

Meski kehilangan pilar penting, Mauricio Souza menjamin karakter permainan timnya tidak akan berubah. Menanggapi kemungkinan Bhayangkara FC yang akan bermain defensif dan mengandalkan serangan balik cepat melalui Moussa Sidibe dan Privat Mbarga, Mauricio menegaskan bahwa Persija akan tetap setia pada identitas menyerang mereka.

"Kami mencoba untuk memiliki DNA Persija. Kami akan selalu menjadi tim ofensif karena itulah cara saya menyukai sepak bola. Kami mungkin mengubah satu atau dua strategi tergantung lawan, tetapi kami akan mencari kemenangan sejak menit pertama," tuturnya.

Pelatih asal Brasil tersebut menyadari bahwa tuan rumah memiliki pertahanan solid dan sedang dalam tren positif dengan lima kemenangan beruntun. Namun, ia mengaku sudah menyiapkan antisipasi khusus.

"Kami menyadari mereka memiliki pertahanan solid. Namun, kami sudah terbiasa menghadapi tim dengan karakter permainan bertahan seperti itu. Kunci bagi kami adalah bermain efektif saat menyerang," tambah Mauricio.

Tantangan dari The Guardian of Saburai

Di kubu lawan, Bhayangkara FC yang kini menempati peringkat ke-6 klasemen dengan 41 poin, tidak ingin kehilangan muka di hadapan pendukungnya sendiri.

Pemain Bhayangkara FC Wahyu Subo Seto menyebut seluruh pemain sudah siap 100 persen untuk meredam agresivitas Persija.

Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster pun berharap kehadiran suporter di Lampung dapat menjadi energi tambahan bagi timnya.

"Persija adalah tim yang bagus. Kami senang bisa kembali bermain di Lampung dan berharap suporter bisa datang menjadi pemain ke-12 kami. Kami akan mempersiapkan pemain terbaik untuk mendapatkan hasil maksimal," pungkas pelatih Paul Munster.***

Editor : Ibnu Yunianto
Sumber : Radar Bali
mauricio souza prediksi pertandingan persija jakarta BRI Super League Bhayangkara Presisi Lampung FC