RADAR BALI - Arema FC akan menghadapi Persita Tangerang dalam laga Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Jumat (10/4/2026).
Penjaga gawang utama Arema FC Adi Satryo dipastikan absen melawan Persita Tangerang akibat benturan kepala yang dialami saat melawan Malut United.
Mantan pemain PSIS Semarang itu kembali mengalami cedera setelah dipercaya tampil saat Singo Edan bertanding menghadapi Malut United pada Jumat pekan kemarin (3/4/2026).
Padahal, laga tersebut menjadi penampilan perdana Adi Satryo setelah ia dinyatakan pulih dari cedera kepala yang ia alami sebelumnya.
Namun, dalam pertandingan di Stadion Kanjuruhan tersebut, Adi mengalami insiden yang memaksanya ditarik keluar pada menit 54.
"Adi sedang dalam penanganan dokter spesialis. Kemungkinan dia gak akan bermain, karena kembali mengalami benturan di kepala," kata Pelatih Arema Marcos Santos
Kembali absennya Adi Satryo membuat sektor penjaga gawang menyisakan Lucas Frigeri dan Gianluca Pandeynuwu.
Penampilan gemilang Lucas Frigeri saat menggantikan Adi pada laga melawan Malut United mendapatkan apresiasi dari Marcos Santos, di mana kiper asal Brasil itu mencatatkan empat penyelamatan krusial dalam duel yang berakhir dengan skor 1-1 itu.
Diprediksi, Lucas Frigeri bakal kembali menjadi andalan Arema FC di bawah mistar gawang dalam pertandingan nanti.
Selain sektor kiper, Arema FC juga akan kehilangan dua pemain lainnya dalam pertandingan nanti, yakni Walisson Maia dan Pablo Oliveira yang kembali mengalami cedera.
Walisson Maia saat ini ia masih menjalani latihan terpisah karena mengalami retak pada tulang fibula.
Sementara itu, gelandang Pablo Oliveira kembali mengalami cedera lutut dalam sesi latihan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang (1/4/2026).
Padahal, Pablo baru saja pulih dari cedera ACL dan sudah tampil dalam tiga laga bersama Arema FC musim ini.
"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan Pablo. Indikasi awal ada cedera pada lututnya. Kami masih menunggu kepastian, tetapi kemungkinan dia akan absen," tandas Marcos Santos.
Meski demikian, sejumlah pemain yang absen karena akumulasi kartu maupun cedera sudah mulai bergabung. Marcos Santos kini memiliki lebih banyak opsi setelah sejumlah pemain asing yang sebelumnya absen dipastikan bisa kembali merumput.
Kondisi ini menjadi angin segar di tengah upaya tim keluar dari tren negatif. Saat laga sebelumnya menghadapi Malut United FC yang hanya bermain imbang 1-1, Arema FC tampil dengan komposisi mayoritas pemain lokal dan mampu menunjukkan permainan solid dan membuktikan bahwa kualitas pemain lokal tidak bisa dipandang sebelah mata.
“Saya bangga. Saya memberikan kesempatan kepada semua pemain tanpa membedakan pemain asing atau lokal. Hampir semua pemain kami sudah mendapatkan kesempatan bermain musim ini,” ujar Marcos Santos.
Menurutnya, performa di lapangan menjadi satu-satunya tolok ukur. Tidak ada jaminan tempat bagi siapa pun tanpa kerja keras dan konsistensi.
Kini kembalinya pemain asing seperti Dalberto Luan Belo, Matheus Blade, Betinho Filho, dan Joel Vinicius membuat persaingan di dalam skuat semakin ketat. Situasi ini justru dianggap positif oleh pelatih asal Brasil itu karena dapat meningkatkan kualitas tim secara keseluruhan.
Dia menegaskan bahwa hanya pemain dalam kondisi terbaik yang akan mendapat kesempatan tampil, baik dari segi fisik maupun performa di latihan.
“Dalam sepak bola, tidak ada perbedaan antara pemain asing dan lokal. Siapa yang terbaik, dia yang bermain,” imbuhnya.
Sementara itu meski saat ini berada di papan tengah klasemen sementara BRI Super League 2025/26, Arema FC belum menyerah untuk mengejar posisi terbaik di akhir musim. Dalam lima laga terakhir tanpa kemenangan, tim menyadari banyak poin yang terbuang.
Tetapi bagi Marcos Santos, situasi ini bukan akhir melainkan bagian dari proses membangun tim yang lebih kuat.
Dengan delapan pertandingan tersisa, peluang masih terbuka. Arema FC bertekad memaksimalkan setiap laga demi memperbaiki posisi sekaligus mengembalikan kepercayaan diri tim.
“Kami harus finis di posisi yang lebih baik untuk menghormati nama Arema dan membanggakan Aremania,” pungkasnya.***
Editor : Ibnu Yunianto