Jelang Persija vs Persebaya: Macan Kemayoran Pincang, Mauricio Souza Tetap Optimistis

Dhian Harnia Patrawati • Dipublikasikan Sabtu, 11 April 2026 | 10:07 WIB
Fabio Calonego bakal diandalkan mengawal pertahanan Persija saat menjamu Persebaya akibat badai cedera di lini nelakang Macan Kemayoran,
Fabio Calonego bakal diandalkan mengawal pertahanan Persija saat menjamu Persebaya akibat badai cedera di lini nelakang Macan Kemayoran,

 

RADAR BALI – Persija Jakarta mengusung misi bangkit saat menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026. Laga sarat gengsi ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (11/4/2026) pukul 19.00 WIB.

Setelah tiga pertandingan terakhir belum membuahkan hasil maksimal, Macan Kemayoran bertekad mengamankan poin penuh di kandang sendiri.

Kemenangan menjadi harga mati bagi Persija untuk memangkas jarak dengan Borneo FC dan Persib di papan atas klasemen. Saat ini, Persija tertahan di posisi ketiga dengan 52 poin.

Meski bermain di hadapan publik sendiri, Pelatih Persija Mauricio Souza harus memutar otak lebih keras. Pasalnya, kekuatan Macan Kemayoran dipastikan pincang setelah lima pemain pilar mereka terpaksa menepi dengan alasan berbeda.

Sektor pertahanan menjadi yang paling terdampak. Kehilangan Jordi Amat yang harus menjalani sanksi kartu merah serta Thales Lira yang terkena akumulasi kartu kuning menjadi tantangan besar.

Belum lagi absennya Shayne Pattynama yang mengalami infeksi pencernaan, praktis membuat pilihan di barisan belakang kian terbatas.

Kondisi ini diperparah dengan belum pulihnya Hanif Sjahbandi dan Mauro Ziljstra yang masih berkutat dengan cedera. Meski demikian striker Gustavo Almeida dan Alaeddine Ajaraie yang sempat absen saat melawan Dewa United dikabarkan sudah bisa turun ke lapangan. 

"Kami memiliki beberapa pemain absen yang penting untuk pertandingan ini. Tetapi di dalam apa yang telah kami lakukan di minggu ini, kami berhasil mengeksekusi semuanya dengan baik," ujar pelatih asal Brasil tersebut dalam konferensi pers.

Respon Cepat untuk Jakmania

Mauricio Souza menyadari bahwa timnya perlu memberikan respons instan kepada suporter setelah rentetan hasil kurang memuaskan. Ia berharap atmosfer GBK yang akan dipadati Jakmania menjadi energi tambahan bagi para pemain.

"Kami tahu harus segera memberikan respons kepada suporter. Persebaya adalah tim hebat dengan skuad yang sangat kuat, namun saya berharap besok kami bisa memainkan pertandingan hebat dan kembali meraih kemenangan," katanya melanjutkan.

Senada dengan sang pelatih, Bek Persija Paulo Ricardo menegaskan bahwa kedalaman skuad Persija cukup mumpuni untuk menambal lubang yang ditinggalkan rekan-rekannya.

Dia memastikan seluruh pemain yang tersedia memiliki motivasi tinggi untuk mengandaskan perlawanan Bajol Ijo.

Mentalitas "1 Persen Peluang"

Di sisi lain, gelandang Fabio Calonego menekankan pentingnya menjaga mentalitas juara. Meski perburuan gelar kian menantang, ia menegaskan bahwa menyerah bukanlah pilihan bagi skuad Macan Kemayoran.

"Dalam sepak bola, hal-hal tidak selalu terjadi seperti yang kita inginkan. Selama masih ada peluang 1 persen, kami akan memiliki keyakinan 99 persen. Kami akan terus memberikan yang terbaik dan bekerja keras 100 persen setiap hari," tutur Fabio optimistis.

Duel klasik antara Persija dan Persebaya ini diprediksi akan berlangsung sengit. Mengingat sejarah rivalitas kedua tim, pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan pertaruhan harga diri dua kekuatan besar sepak bola Indonesia.***

Editor : Ibnu Yunianto
Sumber : Radar Bali
persija vs persebaya mauricio souza BRI Super League jakmania Stadion Utama Gelora Bung Karno