RADAR BALI - Gelanggang Stadion Kanjuruhan akan menjadi saksi duel sengit dalam lanjutan Super League 2025/2026, Sabtu (18/4).
Arema FC bersiap menjamu Persis Solo dalam laga Pekan 28 yang sangat menentukan nasib kedua tim di papan bawah klasemen.
Benteng Singo Edan Menghadapi Ancaman Laskar Sambernyawa
Arema FC menunjukkan progres positif sejak diarsiteki oleh Pelatih Marquinho Santos.
Kemenangan tipis atas Persita Tangerang di laga sebelumnya menjadi bukti bahwa lini belakang Singo Edan mulai sulit ditembus. Meski berada di urutan ke-11 dengan 35 poin, Arema enggan jemawa.
Penjaga gawang utama mereka, Kiper Lucas Frigeri, secara terbuka mengakui kekuatan lawan yang akan datang. Pemain asal Brasil ini mewaspadai grafik menanjak Persis Solo yang tengah dalam performa terbaiknya.
“Kami tahu akan menghadapi tim yang kuat dan berkualitas. Apalagi ini putaran kedua setelah kemenangan sebelumnya,” ujar Frigeri saat membahas kekuatan tim tamu.
Kendati demikian, Frigeri tetap optimistis dengan kesiapan skuad Arema dalam menghadapi gempuran lawan. Ia menekankan pentingnya kerja sama tim untuk mengamankan poin di kandang sendiri.
“Seperti yang pelatih katakan, latihan kami minggu ini sangat baik. Saya rasa persiapan kami sangat bagus. Kami berharap bisa tampil dengan baik sebagai tim dan meraih tiga poin,” tambahnya.
Motivasi Berlipat Anak Asuh Milomir Seslija
Persis Solo datang ke Malang bukan untuk sekadar bermain aman. Meski masih tertahan di peringkat ke-16 dengan 24 poin, Pelatih Milomir Seslija sukses mengubah mentalitas timnya menjadi petarung yang tangguh.
Sejak kekalahan terakhir dari Persib Bandung pada akhir Januari, Laskar Sambernyawa menjelma menjadi tim yang sangat sulit ditaklukkan.
Laga ini juga memiliki dimensi emosional bagi Seslija yang pernah memiliki sejarah panjang di Malang. Namun, dengan jarak hanya satu poin dari zona aman (peringkat 15), profesionalisme menjadi harga mati bagi sang pelatih demi membawa Persis keluar dari zona merah.
Analisis Statistik: Delapan Laga Tanpa Kekalahan
Persis Solo membawa modal statistik yang mengerikan ke Kanjuruhan. Dalam delapan pertandingan terakhir, mereka berhasil mengumpulkan total 11 gol dan hanya kebobolan 7 gol. Efektivitas lini serang dan soliditas pertahanan ini menghasilkan 14 poin krusial bagi mereka.
Berikut adalah rincian perjalanan tak terkalahkan Laskar Sambernyawa dalam delapan laga terakhir:
Lawan Skor Hasil
Semen Padang 2-1 Menang
PSM Makassar 1-1 Seri
Bali United 3-0 Menang
Persijap Jepara 0-0 Seri
Persik Kediri 2-1 Menang
PSBS Biak 1-1 Seri
Madura United 2-2 Seri
PSIM Yogyakarta 0-0 Seri
Arema FC saat ini mengandalkan reputasi pertahanan mereka setelah mencatatkan clean sheet pada pertandingan terakhir.
Namun, rekor Persis yang mampu mencetak gol ke gawang tim-tim besar seperti Bali United dan Madura United menjadi alarm bagi Marquinho Santos.
Jika menilik pertemuan pertama musim ini yang berakhir imbang 2-2 di Solo, duel sore nanti diprediksi akan kembali berlangsung sangat ketat.***
Editor : Ibnu Yunianto