RADAR BALI - Persib Bandung mengusung misi besar untuk mempertahankan kesucian Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat menjamu Arema FC pada pekan ke-29 Super League 2025/2026.
Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung Jumat malam, 24 April 2026, pukul 19.00 WIB ini, menjadi panggung ambisi Pangeran Biru untuk mengejar rekor 100 poin kandang musim ini sekaligus menjauh dari kejaran Borneo FC di puncak klasemen.
Meski demikian, gawang tim tamu kini dikawal oleh sosok yang sedang dalam grafik meningkat.
Lucas Frigeri, penjaga gawang asal Brasil milik Arema FC, menyatakan kesiapannya untuk merusak pesta tuan rumah. Setelah sempat mendapat kritik tajam akibat jumlah kebobolan yang masif di awal musim, Frigeri bangkit dengan mencatatkan dua kali clean sheet di laga sebelumnya.
”Saya memahami apa yang penggemar inginkan kepada saya sebagai pemain. Menunjukkan kemampuan individu yang maksimal dan membantu tim dalam meraih kemenangan jadi hal yang selalu saya upayakan,” ujar Lucas Frigeri.
Frigeri mengakui bahwa menjaga konsistensi di bawah mistar gawang membutuhkan kerja keras, terutama saat harus menghadapi tekanan dari pendukung lawan yang militan.
Lini serang Singo Edan juga diperkuat Gustavo Franca yang sudah sangat mengenal atmosfer sepak bola tanah air. Franca menyadari bahwa bermain di hadapan ribuan Bobotoh bukan perkara mudah.
“GBLA selalu dipenuhi suporter Persib, tentu saja itu memberikan tekanan tersendiri bagi kami ketika bertanding,” tutur Franca. Namun, ia menambahkan, “Dukungan yang familiar itu membuat kami bisa terus semangat sampai akhir laga.”
Persib Siapkan Skuad Mewah
Di kubu tuan rumah, Pelatih Persib Bojan Hodak mengaku sedang berada dalam situasi yang membingungkan, namun dalam arti positif.
Kehadiran 23 pemain yang dalam kondisi bugar membuatnya memiliki banyak opsi untuk meredam kebangkitan Arema FC.
"Semua pemain ingin memenangi pertandingan ini. Bagi saya, ini menjadi hal yang sulit untuk dilakukan karena kami memiliki 23 pemain yang dalam kondisi siap dan semuanya ingin bermain," kata Hodak.
Pelatih berkebangsaan Kroasia tersebut menegaskan bahwa timnya berada dalam atmosfer yang sangat kondusif untuk mengamankan poin penuh. "Tidak ada tekanan. Kami punya kelebihan. Kami berada di situasi yang bagus," ucapnya dengan percaya diri.
Tantangan Mental Pangeran Biru
Senada dengan sang pelatih, Kapten Persib Marc Klok menegaskan bahwa persaingan menuju gelar juara di sisa musim ini bukanlah sebuah beban. Baginya, setiap laga adalah sarana pembuktian kelayakan tim untuk mengangkat trofi.
"Semua tahu situasi kami. Semua tahu yang penting dari pertandingan besok. Kami sangat senang untuk main lagi dengan waktu yang cepat karena kemarin imbang, kami ingin kemenangan di kandang," ujar Klok.
Pemain bernomor punggung 23 ini meminta rekan-rekannya fokus pada performa sendiri ketimbang mengkhawatirkan perolehan poin tim lain.
"Bagi saya ini bukan tekanan, tapi tantangan. Tantangan untuk kami sendiri, untuk di ruang ganti, dan untuk klub. Jika nanti kami juara, kami tahu ini bukan keberuntungan atau kebetulan, tapi karena kualitas," tegasnya.
Persib saat ini memimpin klasemen dengan 65 poin, hanya terpaut dua angka dari Borneo FC. Di sisi lain, Arema FC yang bertengger di posisi ke-11 datang dengan modal dua kemenangan beruntun, siap memberikan perlawanan sengit demi memperbaiki posisi mereka di tabel klasemen.
Pelatih Arema FC Marcos Vinicius Santos Gonzalves pun berharap tren positif anak asuhnya berlanjut.
"Persiapan kami berjalan cukup bagus. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit tapi dalam dua pekan terakhir, kami bisa menang dan untuk itu, motivasi para pemain pun luar biasa. Tapi, ini Persib, tim kuat yang sedang mengejar gelar juara ketiga tahun ini. Semoga, kami bisa menang besok," pungkasnya. ***
Editor : Ibnu Yunianto