RADAR BALI - Persaingan di papan atas Super League 2025/26 mencapai titik didih setelah sang pemuncak klasemen, Persib Bandung, tergelincir pada pekan ke-29.
Bertanding pada Jumat (24/4), tim berjuluk Maung Bandung tersebut dipaksa berbagi angka setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Arema FC.
Hasil ini menjadi karpet merah bagi Borneo FC Samarinda untuk merebut takhta tertinggi.
Kesempatan emas kini berada di tangan Pesut Etam. Tim asuhan Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes dijadwalkan menjamu Semen Padang FC di Stadion Segiri pada Sabtu (25/4).
Saat ini, Borneo FC mengantongi 63 poin dengan 28 pertandingan, hanya terpaut tiga angka dari Persib yang sudah melakoni 29 laga.
Kemenangan malam ini akan membuat kedua tim memiliki poin kembar, yakni 66.
Skenario Perebutan Puncak Klasemen
Berdasarkan tabel klasemen terbaru, Borneo FC memiliki keunggulan yang sangat krusial dalam aspek produktivitas gol.
Persib saat ini memimpin dengan selisih gol (GD) +32 hasil dari mencetak 50 gol. Sementara itu, Borneo FC menempel ketat dengan GD +30 namun dengan produktivitas gol yang jauh lebih tinggi, yakni 58 gol.
Jika Borneo FC mampu menumbangkan Semen Padang dengan selisih minimal dua gol malam ini, mereka akan otomatis menggeser Persib dari puncak klasemen.
Meskipun selisih gol nantinya sama (+32), Borneo FC berhak menempati posisi pertama karena unggul dalam jumlah gol yang dicetak (Goals For).
Kondisi Kontras Kedua Tim
Modal Borneo FC menghadapi laga ini terbilang sangat meyakinkan.
Mereka tidak terkalahkan dalam tujuh laga terakhir, bahkan menyapu bersih tiga pertandingan teranyar dengan torehan agresif total 10 gol.
Sebaliknya, Semen Padang datang ke Samarinda dengan kondisi memprihatinkan setelah menelan tiga kekalahan beruntun.
Tugas berat kini dipikul oleh Pelatih Semen Padang Imran Nahumarury.
Selain performa tim yang sedang merosot di zona merah, tim berjuluk Kabau Sirah ini juga dihantam badai cedera.
Tercatat hanya 19 pemain yang diboyong ke Samarinda. Dua pilar utama, Alhassan Wakaso dan Irsyad Maulana, dipastikan absen.
Analisis Sisa Musim: Jalur Terjal Maung Bandung
Hasil imbang Persib melawan Arema FC memberikan tekanan psikologis yang besar.
Jika Borneo FC berhasil mengambil alih puncak klasemen malam ini, jalan Persib menuju tangga juara tampak semakin terjal.
Ujian Tandang Persib
Persib harus melewati jadwal "neraka" dengan laga kandang melawan Bhayangkara FC yang sedang dalam performa menanjak serta dua laga tandang beruntun melawan rival abadi Persija Jakarta (10/5) dan PSM Makassar (17/5).
Kehilangan poin di laga-laga besar ini bisa menjadi akhir dari ambisi juara mereka jika Borneo FC terus tampil konsisten.
Dominasi Borneo FC di Kandang
Di sisi lain, Borneo FC diuntungkan dengan jadwal sisa yang banyak dimainkan di Stadion Segiri.
Tantangan terbesar mereka praktis hanya tersisa pada laga tandang kontra Bali United FC di pekan ke-32.
Dengan satu tabungan laga dan keunggulan produktivitas gol, Borneo FC kini memegang kendali penuh atas nasib mereka sendiri.
Detail Pertandingan Malam Ini:
Laga: Borneo FC vs Semen Padang FC
Waktu: Sabtu, 25 April 2026, pukul 19.00 WIB (20.00 WITA)
Lokasi: Stadion Segiri, Samarinda
Malam ini, publik Samarinda bersiap berpesta. Kemenangan atas Semen Padang bukan sekadar raihan tiga poin, melainkan pernyataan tegas bahwa Borneo FC adalah kandidat terkuat juara Super League musim ini.***
Editor : Ibnu Yunianto