RADAR BALI - Pertarungan sengit bertajuk Derby Jatim akan tersaji pada pekan ke-30 Super League 2025/26.
Persebaya Surabaya dijadwalkan menantang Arema FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Selasa (28/4) sore.
Meski laga digelar tanpa penonton, tensi tinggi tetap menyelimuti kedua tim yang memiliki sejarah rivalitas panjang.
Tim berjuluk Bajol Ijo datang ke Pulau Dewata dengan kepercayaan diri tinggi. Rekor fantastis membayangi langkah mereka; sejak tahun 2019, Persebaya tercatat belum pernah merasakan kekalahan dari rival terdekat tersebut.
Catatan impresif ini menjadi suntikan moral bagi Francisco Rivera dan kolega untuk terus menjaga supremasi mereka di Jawa Timur.
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menegaskan bahwa anak asuhnya siap tampil habis-habisan demi menjaga kehormatan pendukung mereka.
"Saya percaya kami akan berusaha memberikan yang terbaik. Kami tahu betapa pentingnya pertandingan ini bagi para suporter kami," ungkap Tavares.
Kemenangan atas Malut United di laga sebelumnya menjadi momentum kebangkitan yang sangat krusial. Tavares mengakui dukungan moral dari Bonek dan Bonita saat sesi latihan di Surabaya telah membakar semangat juang skuadnya.
Waspada Ledakan Lini Depan Singo Edan
Meski unggul secara statistik pertemuan, kubu Persebaya enggan jemawa. Pelatih Bernardo Tavares menyoroti stabilitas performa Arema FC yang mulai menanjak.
Dalam lima laga terakhir, tim asuhan Marcos Santos tersebut berhasil mengamankan poin di empat pertandingan.
Ancaman terbesar bagi pertahanan Persebaya datang dari barisan penyerang asing Arema FC yang sangat produktif.
Nama Dalberto Luan menjadi perhatian utama setelah sukses merangsek ke jajaran elit pencetak gol terbanyak musim ini dengan torehan 14 gol.
Selain itu, hadirnya penyerang baru Joel Vinicius serta ketajaman Gustavo Almeida diprediksi akan merepotkan barisan belakang lawan.
Untuk mengantisipasi daya gedor lawan, bek kanan Persebaya Catur Pamungkas menekankan pentingnya komunikasi dan kekuatan mental. Pemain asli binaan internal ini meminta rekan-rekannya untuk tetap fokus selama 90 menit penuh.
"Kami harus fokus menjaga dari lini ke lini dan menjaga komunikasi di lini belakang. Sejak 2019 kami tidak pernah kalah. Itu harus kami jaga," tegas Catur Pamungkas.
Prediksi Strategi dan Kekuatan Sektor Sayap
Arema FC kemungkinan besar akan mengandalkan formasi 4-3-3 untuk membongkar pertahanan lawan. Sektor sayap yang dihuni pemain veteran Dendi Santoso atau pemain muda Salim Tuharea akan menjadi pelayan bagi ujung tombak mereka.
Di sisi lain, Catur Pamungkas tidak hanya akan disibukkan dengan tugas bertahan. Pemain yang telah mencatatkan 87 intersep musim ini tersebut juga kerap menjadi kartu as dalam membantu serangan balik.
Efektivitas transisi dari bertahan ke menyerang akan menjadi faktor penentu dalam laga yang dijadwalkan kick-off pukul 16.30 WITA ini.
"Kalau mental, kami harus memberikan yang terbaik, kerja keras. Kami membawa nama besar Persebaya, jadi besok harus bisa membawa pulang poin penuh," pungkas Catur.***
Editor : Ibnu Yunianto