Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Persebaya Ambisi Jaga Rekor Clean Sheet di Kandang Persis Solo

Dhian Harnia Patrawati • Kamis, 7 Mei 2026 | 16:23 WIB
Kerjasama Gustavo Fernandes dan Risto Mitrevski membuat lini belakang Persebaya kokoh.
Kerjasama Gustavo Fernandes dan Risto Mitrevski membuat lini belakang Persebaya kokoh.

 

RADAR BALI – Persebaya sedang melaju kencang. Tiga laga terakhir disapu bersih tanpa ampun. Sepuluh gol dicetak, sementara gawang sendiri tetap steril.

Catatan tiga clean sheet beruntun membuat Bajol Ijo mulai menemukan bentuk terbaiknya di kompetisi Super League 2025/2026.

Di papan klasemen sementara, Persebaya menempel ketat di empat besar dengan koleksi 51 poin.

Produktivitas gol juga terjaga dengan raihan 49 gol. Meski angka total kebobolan musim ini berada di angka 35, grafik pertahanan mereka menunjukkan perbaikan signifikan.

Hingga pekan ke-31, tercatat Persebaya sudah membukukan 10 kali clean sheet. Perubahan itu terasa jelas di lapangan. Permainan lebih rapi, aliran bola hidup, dan transisi berjalan cepat.

Yang paling menonjol, kepercayaan diri pemain meningkat drastis. Mereka tampil lebih berani dan memahami peran masing-masing, baik saat menguasai bola maupun ketika harus bertahan.

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menyebut keseimbangan sebagai kunci utama. Tren positif ini menjadi modal krusial untuk menatap laga berikutnya melawan Persis Solo di Stadion Manahan, Sabtu (9/5) malam.

“Kuncinya adalah mencetak gol lebih banyak daripada kebobolan. Sikap tim bagus, kami berkembang dalam banyak hal," katanya.

"Sekarang tim mendapatkan lebih banyak kepercayaan diri. Semua orang tahu apa yang harus dilakukan saat memegang bola maupun tanpa bola,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.

Dominasi Lini Belakang dan Rekap Nirbobol

Lini pertahanan Persebaya perlahan menjelma menjadi tembok kokoh. Keberhasilan mencapai angka dua digit clean sheet musim ini merupakan hasil kerja keras kolektif tiga kiper berbeda.

Ernando Ari membukukan 7 clean sheet, sementara Andhika Ramadhani dan Rendy Oscario masing-masing menyumbang 5 clean sheet (kumulatif tim tetap 10 karena rotasi dan pergantian pemain di tengah laga).

Berikut adalah rincian 10 pertandingan di mana gawang Bajol Ijo tidak kebobolan musim ini:

Vs Persita Tangerang: 1–0 (Pekan 2)

Vs Semen Padang FC: 1–0 (Pekan 6)

Vs Persijap Jepara: 4–0 (Pekan 8)

Vs PSBS Biak: 0–0 (Pekan 10)

Vs Madura United FC: 1–0 (Pekan 16)

Vs PSIM Yogyakarta: 3–0 (Pekan 18)

Vs PSM Makassar: 1–0 (Pekan 23)

Vs Malut United FC: 2–0 (Pekan 29)

Vs Arema FC: 4–0 (Pekan 30)

Vs PSBS Biak: 4–0 (Pekan 31)

Persaingan Rekor di Super League

Meskipun performa lini belakang Bajol Ijo sedang sangat impresif, catatan kolektif mereka masih berada di bawah beberapa pesaing papan atas.

Hingga pekan ke-31, Persib Bandung masih memimpin dengan 17 clean sheet berkat performa fenomenal Kiper Teja Paku Alam. Disusul oleh Borneo FC Samarinda dan Bali United FC yang masing-masing telah mengantongi 11 clean sheet.

Bila gawang Persebaya perawan di kandang Persis, maka Bajul Ijo akan menyamai catatan clean sheet milik Borneo FC dan Bali United. 

Walau secara total masih tertinggal, tren Persebaya saat ini adalah yang paling menanjak di liga. Keberhasilan menjaga kesucian gawang dalam tiga laga krusial terakhir menjadi bukti kematangan strategi Bernardo Tavares.

Tembok Kokoh Gustavo-Risto

Ketangguhan dalam rentetan kemenangan terbaru tidak lepas dari semakin padunya duet bek tengah Gustavo Fernandes dan Risto Mitrevski.

Gustavo menilai bahwa kekuatan lini belakang adalah buah dari kerja sama tim, dimulai dari pressing lini depan hingga kedisiplinan di belakang.

“Yang terpenting adalah menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan, membaca permainan lawan, serta disiplin dalam duel dan penempatan posisi,” ujar bek asal Brasil tersebut.

Senada dengan koleganya, Risto Mitrevski menegaskan bahwa clean sheet adalah tanggung jawab bersama. Duet ini mulai dipasang sejak pekan ke-28 dan kini chemistry mereka semakin teruji dengan komunikasi yang cair di jantung pertahanan.

Memori Kemenangan Putaran Pertama

Ujian berikutnya bagi duet Gustavo–Risto akan tersaji di Stadion Manahan pada pekan ke-32. Persebaya mengusung misi mempertahankan rekor nirbobol sekaligus mengulang kesuksesan pada putaran pertama lalu.

Pada pertemuan pertama musim ini, 2 November 2025, Persebaya berhasil menundukkan Persis Solo dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Bung Tomo.

Saat itu, laga berlangsung dramatis; Persis unggul lebih dulu melalui Kodai Tanaka sebelum akhirnya dibalikkan oleh gol Mihailo Perovic dan Francisco Rivera.

Kini, dengan kondisi lini belakang yang lebih stabil dan kepercayaan diri yang membubung, Persebaya berambisi membawa pulang poin penuh sekaligus menjaga kesucian gawang mereka di Solo demi terus memangkas jarak rekor pertahanan di liga. (*)

Editor : Ibnu Yunianto
#persis solo #liga 1 indonesia #BRI Super League #Persebaya Surabaya #stadion manahan